Akurat

Bagaimana Cara Bendungan dapat Menghasilkan Energi Listrik? Simak Prinsip Kerja PLTA Berikut!

Sultan Tanjung | 18 Februari 2024, 19:15 WIB
Bagaimana Cara Bendungan dapat Menghasilkan Energi Listrik? Simak Prinsip Kerja PLTA Berikut!

AKURAT.CO Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) merupakan salah satu jenis pembangkit listrik yang memanfaatkan sumber energi air atau hydropower untuk menghasilkan daya listrik.

Prinsip kerja PLTA melibatkan beberapa komponen kunci yang bekerja bersama untuk menghasilkan energi listrik secara efisien.

Berikut adalah penjelasan mengenai cara kerja PLTA:

  1. Bendungan:
    • Bendungan adalah komponen utama dalam PLTA.
    • Bendungan berfungsi menampung air melalui reservoir (danau atau waduk) untuk menyimpan air.
    • Air yang terkumpul dalam bendungan kemudian dialirkan melalui pipa menuju turbin.
    • Keberhasilan PLTA dalam menghasilkan energi bergantung pada ketersediaan pasokan air yang memadai. Oleh karena itu, pembangunan PLTA umumnya dilakukan di lokasi-lokasi yang memiliki sumber air yang cukup besar dan stabil, seperti bendungan, waduk, atau sungai dengan aliran air yang cukup deras.
 
  1. Turbin:
    • Turbin merupakan perangkat yang digerakkan oleh aliran air.
    • Air yang mengalir melalui pipa menuju turbin akan menimbulkan perputaran turbin.
    • Semakin besar aliran air yang melewati turbin, semakin besar pula energi yang dihasilkan.
 
  1. Generator:
    • Generator memiliki peran kunci dalam mengubah energi mekanik dari perputaran turbin menjadi energi listrik yang dapat digunakan.
    • Energi mekanik yang dihasilkan dari perputaran turbin akan diubah menjadi energi listrik melalui generator.
  1. Distribusi Energi Listrik:
    • Energi listrik yang dihasilkan oleh generator akan diteruskan ke gardu-gardu listrik di sekitarnya.
    • Gardu-gardu listrik akan mendistribusikan energi listrik ke rumah-rumah, industri, dan fasilitas lainnya.

Dengan memanfaatkan kekuatan air sebagai sumber energi, PLTA tidak hanya menghasilkan listrik secara efisien tetapi juga bersifat ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca.

Oleh karena itu, PLTA menjadi pilihan yang umum terutama di daerah-daerah yang memiliki sumber air yang melimpah.

Semoga penjelasan ini membantu memahami cara kerja PLTA!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.