Akurat Logo

Mengenal Sejarah Rusia Menjadi Pusat Balet Dunia

Jhon | 27 Februari 2022, 07:45 WIB
Mengenal Sejarah Rusia Menjadi Pusat Balet Dunia

AKURAT.CO,  Balet adalah jenis tarian pertunjukan yang berasal dari Renaisans Italia pada abad ke-15.

Istilah balet berasal dari kata Italia "ballare", yang berarti menari. Pusat seni kemudian pindah ke Prancis setelah pernikahan bangsawan kelahiran Italia Catherine de Médicis dengan Henry II dari Prancis.

Seorang musisi dan koreografer istana bernama Balthasar de Beaujoyeulx merancang Ballet comique de la reine.

Karya ini meresmikan tradisi panjang balet istana di Prancis, dan mencapai puncaknya di bawah Louis XIV pada pertengahan abad ke-17.

Meskipun berasal dari Italia, sekarang balet sangat identik dengan Rusia. Kamu dapat menemukan beberapa penari, teater, hingga perusahaan tari terkemuka dunia, seperti Balet Bolshoi dan Balet Moskow.

Balet awalnya datang ke Rusia pada tahun 1700-an, dibawa oleh mantan kaisar Rusia, Peter yang Agung, dalam program Westernisasinya.

Banyak budaya barat diperkenalkan, tetapi balet memiliki pengaruh terbesar dari semuanya. Balet dari Prancis ini pun mampu menyentuh hati hampir semua orang di Rusia, dan langsung menggantikan tarian rakyat tradisional Rusia. 

Tidak seperti di Prancis, dimana balet hanya untuk orang kaya, tarian elegan ini dapat dinikmati oleh semua kalangan, dari yang kaya hingga yang miskin.

Perkembangan pun sangat berbeda dengan negara asalnya, Italia dan Prancis. 

Para aristokrat Rusia mendirikan akademi balet untuk melatih para budak yang menduduki tanah mereka.

 Orang-orang kaya membeli, menjual, dan memperdagangkan penari paling berbakat mereka, melansir Slate

Popularitas balet meningkat pesat pada masa pemerintahan Catherine yang Agung ikut camur tangan dengan balet.

Bangsawan Rusia itu belajar menari balet, dan bahkan putranya turut kerap menari di berbagai acara sebelum menjadi kaisar.

Catherine yang Agung bahkan secara khsusus mengorganisir sekolah-sekolah balet bergengsi dan membangun teater di istana.

Dia juga membentuk Rusia Bolshoi, grup balet yang paling utama di Rusia. 

Bukan hanya Catherine yang Agung, Tsar Rusia punya andil besar dalam perkembangan balet di Rusia.

Tsar Rusia menggunakan kekayaannya untuk mendatangkan penari dan guru dari Prancis dan Italia untuk mengajar di sekolah balet yang dibangun di St. Petersburg dan Moskow. 

Sekolah balet pertama didirikan pada 1734, sedangkan perusahaan balet penuh pertama adalah Imperial School of Ballet di St. Petersburg pada 1740-an. 

Murid-murid atau penarinya berasal dari latar belakang miskin, dan juga anak yatim piatu dari pegawai pemerintah yang telah meninggal. Mereka semua dibesarkan untuk menjadi penari balet.

Ada juga Mariinsky Ballet, yang disutradarai oleh master dan guru balet Prancis Jean-Baptiste Landé.

Mariinsky Ballet membawa balet Rusia ke ketenaran global dan mempekerjakan banyak tokoh ikonik sejarah balet Rusia termasuk Charles Didelot, Jules Perrot, Carlotta Grisi, Christian Johansson dan Marie Taglioni. 

Dan, tentu saja ada Marius Petipa, master balet dan koreografer Mariinsky Ballet, yang menghabiskan menghabiskan hampir seluruh hidupnya di Rusia dan menciptakan balet.

Adapun beberapa karya Petipa yaitu Swan Lake, The Sleeping Beauty, La Bayadere (The Temple Dancer), The Nutcracker, Don Quixote, dan lain-lain. 

Meskipun penari Italia dan Prancis sangat memengaruhi balet awal di Rusia, perlahan tarian itu terbebas dari bayang-bayang grup balet nasional tertua di dunia, Paris Opera Ballet. 

Hal ini disebabkan para penari maupun guru balet dari luar dan dalam Rusia mulai mengembangkan gaya balet Rusia yang unik. Mereka membawa sepotong jiwa Rusia ke dalam balet.

Dalam hal keterampilan teknis, para penari balet Rusia juga memberikan sentuhan yang berbeda.

Mereka menggunakan tubuh bagian atas sebanyak bagian bawah, dan memasukkan sandiwara ke dalam tarian. Balet Rusia memperkuat bentuk seni dengan drama dan intensitas. 

Pada awal abad ke-19, master balet Rusia Ivan Valberkh memasukkan beberapa elemen tarian rakyat Rusia ke dalam balet klasik.

Sementara kaum modernis Rusia seperti Sergei Diaghilev memberontak terhadap gaya koreografi klasik telah mengubah balet menjadi serangkaian latihan teknis pada awal abad ke-20.

Sementara balet kehilangan popularitas di Eropa Barat dan Amerika Serikat selama paruh kedua abad ke-20, balet bertahan di Rusia.

Era baru balet Rusia dimulai ketika penari dan koreografer Teater Bolshoi, Ivan Clustine, terpilih sebagai Maître de balet (master Balet) di Opera Paris.

Hal ini menjadi bukti bahwa dunia telah melirik balet Rusia, dibandingkan Eropa. Selain itu, penetapan Ivan Clustine juga menjadi awal terciptanya perusahaan tur Rusia pertama, Ballet Russes, pada tahun 1909 oleh pelindung seni terkenal Sergey Diaghilev.

Ballet Russes menyatukan beberapa komposer, koreografer dan penari paling hebat seperti George Balanchine, Bronislava Nijinska dan Marius Petipa.

Awalnya berbasis di Paris, Ballet Russes memutuskan untuk melakukan tur dunia.

Kesuksesan Ivan Clustine dan Ballet Russes lantas membuat kaum muda Rusia melihat balet sebagai rute tercepat menuju kejayaan nasional dan internasional.

Mereka pun tak segan mengabdikankan diri pada balet untuk meraih kesukssan. Ini tentu membawa perkembangan bagi balet Rusia. 

Hingga saat ini Rusia memiliki dampak besar pada perkembangan balet di seluruh dunia.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

J
Reporter
Jhon
C