Keren, Museum Perumusan Naskah Proklamasi Sudah Ramah untuk Pesepeda

AKURAT.CO Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta Pusat menerima bantuan rak parkir sepeda berkapasitas 10 sepeda bertepatan dengan peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8).
Rak parkir sepeda tersebut disumbang oleh Institut Kebijakan Transportasi dan Pembangunan (The Institute for Transportation and Development Policy /ITDP) dan gerakan nasional Bike to Work (B2W) Indonesia dalam rangka memerdekakan pesepeda dengan menyediakan fasilitas parkir di museum.
"Ini adalah upaya kami untuk memerdekakan pesepeda yang hendak mengunjungi museum yang sangat penting keberadaannya sebagai pengingat perjuangan kemerdekaan Indonesia," kata Faela Sufa, Direktur ITDP Asia Tenggara.
Fela mengatakan, ini pertama kalinya ITDP dan B2W memfasilitasi rak parkir sepeda di museum yang ada di Ibu Kota Jakarta.
Walau belum ada data yang menyebutkan berapa jumlah pesepeda yang datang ke museum, tapi upaya menyediakan rak parkir sepeda di Museum Perumusan Naskah Proklamasi tersebut dapat mendorong masyarakat mengunjungi museum dengan sepeda.
"Fasilitas sepeda itu enggak harus bergantung sering atau enggaknya pesepeda datang, bisa juga sebagai undangan untuk para pesepeda datang," ujar Fela.
Menurut dia, museum sebagai tempat publik juga menjadi tujuan wisata, serta dalam momen 17 Agustus ini, museum menjadi tempat untuk belajar lebih jauh tentang kemerdekaan Indonesia.
"Fasilitas sepeda seperti parkiran sepeda, sudah sepantasnya ada di museum juga," ujarnya.
Fela menambahkan, semenjak kenaikan jumlah pesepeda, sejumlah gedung dan mall di Jakarta sudah mulai memerhatikan fasilitas untuk mengakomodir pesepeda dengan menyediakan parkiran sepeda.
Sayangnya, lanjut dia, jumlah fasilitas pesepeda khususnya parkir sepeda masih belum merata, terutama di ruang-ruang publik seperti taman, RPTRA dan sebagainya.
"Kalau dari segi peraturan, sudah mencakup mengenai kewajiban untuk menyediakan parkiran sepeda terutama di gedung-gedung. Hanya tinggal implementasinya saja," ujar Fela.
Sementara itu, Ketua B2W Indonesia Poetoet Soedarjanto berharap fasilitas rak parkir sepeda tersebut membawa manfaat positif bagi museum.
"Semoga fasilitas ini dapat mengakomodir dan mengundang pesepeda untuk datang ke museum. Serta terjadi penambahan fasilitas parkir sepeda di museum-museum dan tempat publik lainnya di Jakarta," kata Poetoet.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK




