OpenAI Memperkenalkan Aplikasi Yang Dapat Dipersonalisasi Sesuai Kebutuhan Penggunanya

AKURAT.CO OpenAI meluncurkan pasar yang memungkinkan pengguna mengakses aplikasi kecerdaaan buatan yang dipersonalisasi untuk memperluas bisnis.
CEO OpenAI, Sam Altman, membagikan kabar terbaru tersebut pada konferensi pengembang pertama di lab AI yang menarik 900 pengembang dari seluruh dunia.
“Pada akhirnya, Anda tinggal meminta komputer apa yang Anda perlukan, dan komputer akan melakukan semua tugas ini untuk Anda,” kata Altman dalam pidato utamanya di acara di San Francisco.
Hal tersebut juga menandai upaya terbaru perusahaan untuk memanfaatkan popularitas ChatGPT dengan menawarkan insentif untuk membangun ekosistemnya.
Baca Juga: Korban Tewas Di Gaza Capai 10 Ribu, PBB: Bagai Kuburan Anak-anak
ChatGPT sendiri diluncurkan pada November 2022, yang kini memiliki 100 juta pengguna aktif mingguan.
“Kami benar-benar percaya bahwa penerapan berulang secara bertahap adalah cara terbaik untuk mengatasi tantangan keselamatan AI. Kami pikir sangat penting untuk bergerak secara hati-hati menuju masa depan ini," tambahnya.
OpenAI menyebut aplikasi AI terbaru itu sebagai GPT, yang menurut perusahaan merupakan versi awal asisten AI untuk melakukan tugas-tugas, seperti memesan penerbangan, atas nama pengguna.
GPT akan diluncurkan pada akhir bulan. Nantinya pengguna dapat membagikan GPT mereka dan mendapatkan uang berdasarkan jumlah pengguna.
Hal tersebut menjadi upaya baru bagi perusahaan yang sebelumnya gagal dalam membangun ekosistem plugin ChatGPT pada awal tahun ini.
Selain GPT, OpenAI juga merilis serangkaian pembaruan yang berfokus pada pengembang, termasuk pemotongan biaya yang signifikan, dan pengumuman ini disambut dengan sorak sorai dari para penonton.
Baca Juga: Situs ChatGPT Palsu Bisa Akses Dan Curi Data Pengguna, Berikut Daftarnya Yang Perlu Diwaspadai
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









