Akurat Logo

5 Potret Lawas Luka Modric, dari Anak Pengungsi jadi Pemain Terbaik Dunia

M Rahman Akurat | 6 Desember 2018, 15:32 WIB
5 Potret Lawas Luka Modric, dari Anak Pengungsi jadi Pemain Terbaik Dunia

AKURAT.CO, Pada Senin (3/12) malam lalu dia terpilih sebagai pemain terbaik di planet, mengakhiri dominasi duo Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Tapi siapa sangka Luka Modric, figur yang dimaksud, mengalami masa kecil yang kelam dan penuh ketakutan. Kakeknya, Luka Modric Snr, dibunuh oleh tentara Serbia saat meletusnya perang sipil Yugoslavia pada 1990an silam.

"Saya masih enam tahun kala itu. Sungguh situasi yang sulit. Saya mengingat hal itu, tetapi ingin saya hapus dari memori," ujar Modric menceritakan masa kecilnya.

Setelah peristiwa itu, Modric, yang awalnya tinggal bersama kakeknya itu, mengingat kedua orangtuanya harus bekerja keras memenuhi kebutuhan keluarga di pabrik pakaian rajut, diajak mengungsi orangtuanya dan tinggal di Hotel Iz, di Kota Zadar, Kroasia.

Keadaan tak lebih baik di pengungsian. Di sana tak ada listrik dan air bersih. Modric kecil yang tinggal bersama adiknya Jasmina, sudah biasa mendengar bunyi granat dan peluru bersahutan tiap harinya.

Namun, situasi itu tak menghalanginya menjadi pesepak bola. Modric bermain di parkiran hotel. Berlari, menendang, menggantungkan mimpi suatu saat menjadi pesepak bola dunia.

"Perang membuat saya menjadi kuat. Sungguh itu waktu yang sulit bagi saya dan keluarga," kata Modric, dilansir dari The Sun.

Kini, di usia 33 tahun, Modric sudah menyelesaikan mimpinya menjadi pesepak bola hebat. Sebagian besar orang pasti tak mengingat, atau bahkan tak tahu masa lalunya begitu sulit. Seperti gambaran foto-foto di bawah ini:

1. Modric saat enam tahun. Saat kakeknya dibunuh oleh milisi Serbia

The Sun


2. Ini buku anggota klub Modric saat masih kecil

The Sun


3. Berlatih keras sejak kecil

The Sun


4. Tumbuh di Zadar, Modric kecil sudah menjadi pemenang bersama klub lokal

 The Sun


5. Awal kariernya di Dinamo Zagreb

The Sun

 

Itu dia sekelumit perjalanan Luka Modric. Kesusahan bukan penghalang meraih sukses. Kamu pun bisa sepertinya ya...[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.