Lewat Kampanye Let’s Open the Door, Generasi Muda Diajak Peduli Isu Hunian Layak di 28UILD 2026

AKURAT.CO Punya rumah impian ternyata bukan sekadar angan-angan, melainkan PR besar yang harus segera diselesaikan bersama.
Di tengah semarak Hari Sumpah Pemuda, ajang aksi sosial 28UILD 2026 sukses digelar serentak di Bogor dan Gresik pada Sabtu (31/10/2026).
Mengusung semangat kolaborasi lintas sektor, ratusan anak muda turun tangan langsung merapatkan barisan demi mengatasi krisis hunian layak di Tanah Air.
Baca Juga: Satu Tahun Pemerintahan Prabowo, BTN Jadi yang Terdepan Bantu Rakyat Miliki Rumah Impian
Bukan rahasia lagi kalau urusan papan masih menjadi batu sandungan bagi jutaan keluarga Indonesia. Berdasarkan data nasional, saat ini ada sekitar 9,9 juta unit rumah yang masuk dalam daftar backlog perumahan.
Belum lagi beban biaya perumahan yang mencekik 17,8% rumah tangga, serta 19,4% warga perkotaan yang terpaksa tinggal di kawasan kumuh dan permukiman informal.
Situasi makin pelik jika merujuk pada Riset Global Habitat for Humanity bertajuk "Home at What Cost?" yang melibatkan puluhan ribu responden di 22 negara.
Di Indonesia sendiri, sebanyak 73% responden mengaku harus memangkas pos pengeluaran penting demi bisa membayar rumah.
Sebanyak 49% juga hidup dalam kecemasan tinggi akibat situasi tak terduga, sementara 41% lainnya merasa cuaca ekstrem membuat tempat tinggal mereka jauh dari kata aman.
Menjawab tantangan tersebut, Habitat for Humanity Indonesia menghadirkan 28UILD 2026 yang dibalut dalam kampanye kreatif Let’s Open the Door: Youth in Action for Decent Housing.
Aksi nyata ini sekaligus menjadi momentum merayakan 50 tahun gerakan Habitat for Humanity secara global.
Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia, Handoko Ngadiman, menegaskan bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah-langkah kecil yang konsisten.
“Melalui 28UILD, kami ingin mengajak generasi muda menyadari bahwa setiap orang dapat berperan dalam mewujudkan hunian layak. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, aksi sederhana dapat menjadi bagian dari perubahan yang lebih besar,” ujar Handoko Ngadiman, Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia, saat membuka kegiatan 28UILD 2026.
Baca Juga: PINTU Gandeng FEB UI, Ajak Generasi Muda Bijak Kelola Keuangan
Memasuki tahun ke-13 sejak pertama kali diluncurkan pada 2012, program inspiratif ini telah merangkul lebih dari 250 relawan dan menyelamatkan senyum lebih dari 500 keluarga di berbagai wilayah seperti Tangerang, Bogor, Gresik, Yogyakarta, hingga Batam.
Aksi serentak yang melibatkan lebih dari 250 relawan ini tidak cuma sekadar seremonial. Para peserta tampak antusias bergotong royong melakukan aksi pengecatan, menanam pohon, hingga merakit lubang biopori demi menjaga keseimbangan resapan air di lingkungan sekitar.
Antusiasme tinggi juga dirasakan oleh para wajah baru di dunia kerelawanan, salah satunya Aisha.
“Ini kali pertama saya mengikuti 28UILD dan dari sini saya belajar bahwa perubahan bisa dimulai dari langkah sederhana. Saya juga baru menyadari bahwa masih banyak keluarga di Indonesia yang kesulitan mengakses rumah layak, dan penting bagi kita generasi muda untuk menyuarakan isu rumah layak huni bagi semua,” ungkap Aisha penuh semangat.
Ada yang berbeda di penyelenggaraan tahun ini. 28UILD 2026 tidak hanya diisi dengan aksi fisik di lapangan, melainkan juga memadukan unsur seni dan kreativitas anak muda.
Mulai dari penggunaan T-Shirt Design karya pemenang kompetisi, hingga instalasi pintu artistik dari Door Art & Illustration Competition 2026 yang sukses memantik refleksi mendalam seputar arti "rumah" bagi masyarakat.
Gerakan ini juga semakin semarak berkat kehadiran para Habitat Icons seperti Daniel Mananta, Joanna Alexandra, Olivia Jensen, Prilly Latuconsina, Han Chandra, Barry Likumahua, hingga dua figur publik yang turut hadir langsung di lokasi, Nadia Tjoa dan Josh Kunze. Kehadiran mereka sukses membakar energi positif para relawan muda.
Kesuksesan perhelatan akbar ini tentu tidak lepas dari dukungan penuh berbagai mitra lintas sektor yang solid, mulai dari PT Avia Avian Tbk, Heritage, PT Santos Jaya Abadi, Yayasan KARSA, PT Surya Semesta Internusa Tbk, Herbalife Ltd, TRAC, Dapur Solo, Savica Public Health & Communication Consultancy, Novotel Tangerang, Crystalin, GoLite, YOU C1000, PT Frisian Flag Indonesia, Yayasan Wings Peduli, Smart Tools, Holland Bakery, Flow, hingga Rumah Sakit Husada.
Melalui gema 28UILD 2026, pesan utama yang ingin disampaikan sangatlah jelas: membuka pintu masa depan yang lebih cerah berarti memastikan setiap keluarga di Indonesia memiliki hak atas hunian yang aman, sehat, dan bermartabat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 5Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 6Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Moto3 GP Malaysia: Hiroshi Aoyama Puji Kecerdikan Veda Ega Pratama Taklukkan Suhu Lintasan Sepang
- 9Harga Cabai Berangsur Turun Awal November
- 10Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia







