Akurat

10 Film Animasi Terbaik 2025 Wajib Ditonton Generasi Muda, Jumbo dan Smurfs Masuk!

Eko Krisyanto | 18 Agustus 2025, 16:06 WIB
 10 Film Animasi Terbaik 2025 Wajib Ditonton Generasi Muda, Jumbo dan Smurfs Masuk!
 
AKURAT.CO Tahun 2025 menjadi salah satu periode paling bersejarah dalam industri animasi. Sejumlah karya dari berbagai negara berhasil mencetak prestasi gemilang, baik lewat penghargaan internasional maupun pencapaian box office yang fantastis.
 
Tidak hanya menghadirkan visual memukau, film-film animasi terbaik tahun ini juga membawa pesan mendalam yang relevan bagi generasi muda.
 
Dilansir dari The Guardian, Film Flow asal Latvia berhasil mengejutkan dunia setelah meraih Piala Oscar untuk kategori Best Animated Feature. Dari Amerika Serikat hingga Indonesia, karya-karya animasi tahun ini menunjukkan bagaimana sebuah film bisa menjadi medium hiburan sekaligus sarana penyampaian budaya.
 
Berbagai studio internasional pun berlomba-lomba meluncurkan karya terbaiknya.
 
Ada yang meraih perhatian lewat keindahan artistik, ada pula yang mengandalkan kekuatan cerita populer hingga mampu menarik jutaan penonton. Keberagaman tema inilah yang membuat daftar film animasi terbaik 2025 semakin kaya untuk dinikmati.
 
Berikut adalah sepuluh film yang menempati posisi teratas sepanjang tahun ini:

1. Flow

Animasi Latvian karya Gints Zilbalodis ini memenangkan Oscar untuk Best Animated Feature berkat penggunaan perangkat lunak gratis Blender dan pendekatan tanpa dialog yang menonjolkan estetika sinematik serta metafora tentang kelangsungan hidup pasca-banjir.

2. The Wild Robot

Produksi DreamWorks yang meraih sembilan penghargaan di Annie Awards 2025, termasuk kategori Best Feature, berkat cerita tentang robot yang bertahan dan beradaptasi di alam liar.

3. Ne Zha 2

Sequel epik dari Tiongkok yang disutradarai Jiaozi ini mencetak pendapatan luar biasa mencapai lebih dari US$2,212 miliar secara global yang menjadikannya salah satu animasi paling sukses tahun ini.

4. Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – Infinity Castle

Film ini dirilis di Jepang pada 18 Juli 2025 dan mulai tayang secara internasional di AS dan Inggris pada 12 September 2025. Versi bahasa Inggrisnya menghadirkan aktor Channing Tatum sebagai pengisi suara baru, yang menambah antusiasme penggemar menjelang perilisan global.

5. Mahavatar Narsimha

Animasi mitologi India ini meraih rekor box office lokal dengan pendapatan lebih dari ₹200–257 crore dalam waktu singkat, menjadikannya film animasi India terlaris sepanjang masa.

6. Jumbo

Film animasi Indonesia karya Ryan Adriandhy ini mencetak rekor sebagai film Indonesia terlaris dan juga animasi tertinggi di Indonesia, bahkan melebihi Frozen 2, dengan pendapatan sekitar US$26 juta, film ini dirilis pada 31 Maret 2025.

7. KPop Demon Hunters

Film musikal urban fantasy hasil produksi Sony Pictures Animation dan Netflix ini dirilis 20 Juni 2025. Disanjung karena gaya visualnya yang kaya dan soundtrack yang sangat catchy. Lagunya bahkan menempati posisi puncak tangga Billboard Hot 100.

8. Dog Man

Kisah humoris perpaduan anjing dan manusia, Dog Man, dirilis awal 2025. Filmnya membawa unsur keluarga dan aksi ringan yang menjelaskan mengapa cerita ini populer di kalangan penonton muda.

9. Zootopia 2

Disney kembali dengan sekuel Zootopia, dijadwalkan rilis 28 November 2025. Film ini akan membawa petualangan Judy Hopps dan Nick Wilde ke kota baru dengan tema sosial yang relevan.

10. Smurfs

Reboot musikal animasi yang dirilis digital pada 12 Agustus 2025 ini dibintangi Rihanna sebagai Smurfette, meraih pendapatan US$90,4 juta secara global dan rilis di VOD dengan harga beli/rental tertentu.
 
 
Tahun 2025 benar-benar menjadi panggung emas bagi animasi dunia. Dari karya independen yang penuh makna hingga blockbuster yang memecahkan rekor, 10 film ini membuktikan bahwa animasi bukan sekadar tontonan, tetapi juga sebagai bahasa universal yang mampu menyentuh hati dan menginspirasi generasi muda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R