Sinopsis Film Para Perasuk: Kisah Ritual Kerasukan Tayang di Bioskop Indonesia!

AKURAT.CO Film Para Perasuk menjadi salah satu tontonan horor Indonesia yang patut dinantikan, dengan jadwal tayang mulai 23 April 2026 di bioskop Tanah Air.
Mengusung tema kerasukan yang berbeda dari film horor kebanyakan, cerita ini tidak hanya menghadirkan suasana mencekam, tetapi juga menyentuh konflik tentang tradisi.
Film Para Perasuk menjadi salah satu tontonan yang paling dinantikan berkat deretan pemain ternama seperti Angga Yunanda, Maudy Ayunda, Bryan Domani, hingga Anggun C. Sasmi.
Antusiasme penonton semakin tinggi setelah film ini juga diputar di ajang bergengsi Festival Film Sundance 2026, yang menegaskan kualitas.
Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 162: Perbedaan Puisi dan Cerpen Lengkap
Jadwal Tayang Film Para Perasuk
Film Para Perasuk dijadwalkan mulai tayang di bioskop Indonesia pada 23 April 2026.
Ceritanya cukup unik karena berfokus pada sekelompok orang yang mengalami kerasukan.
Film ini tidak hanya menyajikan horor biasa, tapi juga menghadirkan konflik tentang tradisi, kepercayaan, dan perjuangan menjaga warisan spiritual.
Sinopsis Film Para Perasuk
Baca Juga: Guru sebagai Navigator atau Penonton di Era Digital (Bagian 2)
Desa Latas, sebuah perkampungan kecil di pinggiran kota, menyimpan tradisi unik yang sudah diwariskan dari generasi ke generasi, yaitu pesta sambetan atau ritual kerasukan.
Tradisi ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat setempat.
Dalam pesta tersebut, warga dipercaya dapat dirasuki oleh 20 roh binatang yang berbeda.
Sambetan menjadi pengalaman yang membawa mereka merasakan hal-hal yang tak mungkin dialami di dunia nyata, seolah memasuki dimensi lain yang penuh misteri.
Kisah ini berfokus pada seorang pemuda bernama Bayu yang bercita-cita menjadi Perasuk, sosok yang mampu menjadi perantara roh dalam ritual tersebut.
Ambisinya mendorongnya mengikuti sebuah sayembara untuk mencari Perasuk baru, di mana persaingan pun tak terelakkan.
Namun, di tengah usahanya, muncul ancaman besar yang mengguncang desa.
Sumber mata air yang menjadi asal kekuatan roh sekaligus penopang kehidupan warga terancam dibeli oleh perusahaan besar untuk dijadikan hotel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9Prabowo Perkuat Industri Tekstil, Lindungi Jutaan Pekerja dan Produk Nasional
- 10Utang BLBI Warisan 98 Lunas, Menkeu: Presiden Prabowo Sambut Baik Penyelesaian Ini








