Review IDOL I Episode 9–10: Daftar Momen Paling Berkesan, Jahat, dan Romantis

AKURAT.CO Episode terbaru “IDOL I” kembali menunjukkan kenapa drama ini terus jadi bahan omongan.
Plot twist, drama emosional, sampai kritik soal industri hiburan semuanya muncul dalam dua episode ini.
Konflik terasa kejam, tapi hangatnya hubungan antar karakter bikin penonton tetep betah. Berikut dua momen kejam dan dua momen paling menyentuh dari episode 9–10.
Baca Juga: Belum Move On dari Taxi Driver? Ini 4 Drakor Lee Je Hoon yang Wajib Masuk Watchlist!
Peringatan: mengandung spoiler!
Momen Kejam 1 — Jebakan Licik Laich Entertainment
Di awal drama, penonton dibuat penasaran soal siapa yang berurusan diam-diam dengan Laich Entertainment. Ternyata adalah Woo Seung (Ahn Woo Yeon), yang selama ini dianggap mengkhianati rekan satu grupnya demi Do Ra Ik (Kim Jae Yeong).
Lewat flashback, motivasinya terungkap: ia hanya ingin Gold Boys punya satu kesempatan lagi rilis album yang selama ini selalu ditolak oleh CEO Goldie Entertainment.
Yang bikin lebih sedih, Woo Seung sebenarnya tidak melanggar kontrak apa pun. Sayangnya, Laich merekam, memotong, dan mengolah percakapan seakan-akan ia melakukan pengkhianatan. Pada akhirnya, Woo Seung justru jadi korban manipulasi sistem yang kejam.
Alur ini memperlihatkan pesan pahit drama: bahkan idol yang taat aturan pun bisa dihancurkan hanya karena kekuasaan lebih besar dari moralitas.
Momen Kejam 2 — Gosip Demi Klik
Drama juga menyoroti tabloid dan budaya konsumen yang suka gosip. Penulis dari situs Gossip Facts terang-terangan mencari trafik dengan menarget Maeng Se Na.
Setelah artikelnya sebelumnya dihapus, ia balas dendam dengan membuat dua artikel: pertama menuduh Se Na tinggal dengan Do Ra Ik, lalu membuka identitas keluarganya.
Tidak cukup sampai di situ, dampak artikel makin buruk ketika penggemar marah dan menyerbu kantor Se Na. Adegan itu jadi bukti betapa seramnya opini publik saat dijadikan senjata.
Momen Emosional 1 — Do Ra Ik Mengatakan Maksudnya dengan Jelas
Do Ra Ik membuktikan kalau kejelasan adalah kekuatannya. Saat makan malam bersama, Chung Jae mencoba memperingatkan bahwa kebaikan Se Na tidak boleh disalahartikan.
Namun Do Ra Ik dengan tegas mengatakan bahwa ia menginginkan lebih dari sekadar rasa terima kasih. Momen itu terasa tulus dan jadi salah satu adegan paling keren dari Do Ra Ik sejauh ini.
Momen Emosional 2 — ‘Kencan’ Pertama yang Diam-diam Manis
Menjelang akhir drama, penonton disuguhi adegan manis seperti kencan. Se Na bertanya apa yang akan dilakukan Do Ra Ik kalau bisa hidup normal sehari saja.
Jawabannya? Ia mengajaknya kembali ke sekolah menengahnya—tempat dimana ia dulu hanya seorang anak biasa. Dari situ mereka lanjut ke akuarium, yang ternyata kunjungan pertama Do Ra Ik sepanjang hidupnya.
Melihatnya bersikap seperti anak kecil yang baru melihat dunia, penonton akhirnya bisa menyadari betapa kerasnya masa kecilnya sebagai trainee.
Di sisi lain, Kwak Byeong Gyun kini benar-benar berada di sisi gelap setelah merancang cara menjatuhkan Do Ra Ik dengan memanfaatkan dua kasus. Sisa episode bakal menentukan kemana arah nasib karakter ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









