Akurat

Lirik dan Makna Lagu Back to Friends Sombr Viral di Tiktok

Ratu Tiara | 5 September 2025, 21:05 WIB
Lirik dan Makna Lagu Back to Friends Sombr Viral di Tiktok

AKURAT.CO Lagu milik Sombr, "Back to Friends," dirilis pada 27 Desember 2024 lewat Warner Records dan label SMB, menjadi titik awal kesuksesannya.

Awalnya viral di TikTok bersama "Undressed," lagu ini kemudian berubah menjadi hit global yang monumental dengan mencapai lebih dari 289 juta kali pemutaran di Spotify, berhasil mencuri perhatian jutaan pendengar di berbagai belahan dunia.

 Baca Juga: Lirik Lagu Everything U Are - Hindia dan Makna Mendalam di Baliknya

Lirik Lagu Back to Friends – Sombr

[Verse 1]

Touch my body tender Sentuh tubuhku dengan lembut

'Cause the feeling makes me weak Karena rasanya membuatku lemah

Kicking off the covers Menendang selimut

I see the ceiling while you're looking down at me Aku melihat langit-langit sementara kau menatapku dari atas

 

[Chorus]

How can we go back to being friends Bagaimana kita bisa kembali menjadi teman

When we just shared a bed? Ketika kita baru saja berbagi ranjang?

How can you look at me and pretend Bagaimana bisa kau menatapku dan pura-pura

I'm someone you've never met? Seolah aku adalah orang yang tak pernah kau kenal?

 

[Verse 2]

It was last December Itu terjadi Desember lalu

You were layin' on my chest Kau berbaring di dadaku

I still remember Aku masih ingat

I was scared to take a breath Aku takut untuk menarik napas

Didn't want you to move your head Tak ingin kau menggerakkan kepalamu

 

[Chorus]

How can we go back to being friends Bagaimana kita bisa kembali menjadi teman

When we just shared a bed? (Yeah) Ketika kita baru saja berbagi ranjang? (Yeah)

How can you look at me and pretend Bagaimana bisa kau menatapku dan pura-pura

I'm someone you've never met? Seolah aku adalah orang yang tak pernah kau kenal?

 

[Bridge]

The devil in your eyes Iblis di matamu

Won't deny the lies you've sold Tak bisa menyangkal kebohongan yang kau jual

I'm holding on too tight Aku menggenggam terlalu erat

While you let go Sementara kau melepaskan

This is causal Ini hanyalah sesuatu yang biasa bagimu

 

[Chorus]

How can we go back to being friends Bagaimana kita bisa kembali menjadi teman

When we just shared a bed? (Yeah) Ketika kita baru saja berbagi ranjang? (Yeah)

How can you look at me and pretend
Bagaimana bisa kau menatapku dan pura-pura

I'm someone you've never met? Seolah aku adalah orang yang tak pernah kau kenal?

How can we go back to being friends Bagaimana kita bisa kembali menjadi teman

When we just shared a bed? (Yeah) Ketika kita baru saja berbagi ranjang? (Yeah)

How can you look at me and pretend Bagaimana bisa kau menatapku dan pura-pura

I'm someone you've never met? Seolah aku adalah orang yang tak pernah kau kenal?

 

[Outro]

I'm someone you've never met (Yeah) Aku adalah orang yang tak pernah kau kenal (Yeah)

 

Makna Mendalam di Balik Lirik Back to Friends

1. Perasaan tidak diakui dan pengabaian emosional, lirik "How can you look at me and pretend I’m someone you’ve never met?" menggambarkan betapa menyakitkannya ketika seseorang memperlakukan kita layaknya orang asing, padahal sebelumnya memiliki ikatan emosional yang kuat.

Hal ini merepresentasikan perasaan tidak diakui dan diabaikan secara emosional, di mana seseorang memilih untuk berpura-pura tidak mengenal maupun mengingat ikatan yang pernah terjalin.

Penggunaan kalimat retoris dalam lirik tersebut mempertegas rasa kebingungan dan kekecewaan atas sikap pasangan yang berubah drastis.

2. Momen kecil yang melekat dalam kenangan, lirik "It was last December, you were layin’ on my chest" menggambarkan betapa detailnya sebuah kenangan intim dapat melekat dalam pikiran seseorang.

Penyanyi mengingat dengan jelas momen di Desember lalu ketika pasangannya berbaring di dadanya.

Detail spesifik seperti ini menunjukkan bahwa momen tersebut sangat berharga baginya, meskipun mungkin hanya terjadi sebentar.

Bagi penyanyi, kenangan ini sangat mendalam dan penuh makna. Namun, bagi mantan pasangannya, momen yang sama mungkin hanya dianggap sebagai hal biasa yang tidak istimewa.

Perbedaan persepsi inilah yang sering membuat kenangan indah justru terasa menyakitkan setelah hubungan berakhir.

3. Ketimpangan perasaan satu sisi berusaha satu sisi menyerah, lirik "I’m holding on too tight while you let go, this is casual" menggambarkan rasa sakit akibat ketidakseimbangan dalam hubungan.  

Penyanyi merasa dirinya masih berpegang teguh pada hubungan ini, sementara pasangannya justru dengan mudah melepaskannya dan menganggap semua ini hanya sesuatu yang biasa.  

Kondisi ini ibarat memegang mawar berduri semakin erat dipeluk, semakin dalam lukanya.

Perbedaan sikap dan perasaan ini menunjukkan betapa tidak setaranya komitmen di antara mereka, di mana satu pihak berjuang sendirian untuk sesuatu yang tidak dianggap penting oleh pihak lain.

 Baca Juga: Lirik Lagu Hymne Pramuka dan Praja Muda Karana, Cocok untuk Perayaan Hari Pramuka ke-64

"Back to Friends" oleh Sombr bukan sekadar lagu pop, tetapi merupakan potret jujur tentang betapa rumit dan perihnya "situationship" yang berakhir tanpa kejelasan. Lagu ini berhasil menyentuh hati banyak pendengar karena menangkap esensi dari ketidakseimbangan emosional dan rasa sakit oleh seseorang yang pernah berarti.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf
R