Akurat

Kementerian Kebudayaan Gelar Pesta Rakyat, Jelang Perhelatan Internasional CHANDI 2025

Ratu Tiara | 30 Agustus 2025, 19:36 WIB
Kementerian Kebudayaan Gelar Pesta Rakyat, Jelang Perhelatan Internasional CHANDI 2025

AKURAT.CO Perhelatan akbar konferensi budaya tingkat internasional Culture, Heritage, Arts, Narratives, Diplomacy, and Innovations (CHANDI) 2025, diawali dengan Pesta Rakyat yang digelar di Taman Werdhi Budaya Art Center, Denpasar, dan Mall Discovery, Kuta. Pesta Rakyat yang digelar selama dua hari pada 29 dan 30 Agustus 2025 menjadi pembuka acara CHANDI 2025 dengan menghadirkan sejumlah karya pertunjukan seniman dan budayawan. '

Acara dibuka oleh penampilan Tari Bali Etnik Kontemporer ‘Barong Rangda’ yang dibawakan dengan sangat apik oleh para seniman Bali.

Barong dan Rangda awalnya adalah dua wujud kesenian yang disakralkan oleh masyarakat Bali. Barong dan Rangda biasanya disimpan di Gedong Pura dan hanya dipentaskan saat hari-hari tertentu.

Selain pertunjukan kesenian tradisional dan kontemporer, di Pesta Rakyat, para pengunjung juga bisa berkeliling dan menikmati sajian kuliner Nusantara yang ada di tenda-tenda UMKM, kerajinan cendera mata khas Bali.

Baca Juga: Pertamina SAF dari Minyak Jelantah Resmi Mengudara ke Bali

Sekretaris Jenderal Kebudayaan, Bambang Wibawarta, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pesta Rakyat yang dibuka pada Jumat (29/8/2025) akan digelar selama dua hari di dua tempat, yaitu di Taman Werdhi Budaya Art Center, Denpasar, kemudian akan hadir di Mall Discovery, Kuta.

"Kemudian pada tanggal 2 September 2025 nanti ada welcome dinner, dan tanggal 3 September 2025 adalah pembukaan acara CHANDI 2025, yang mudah-mudahan akan dihadiri oleh Bapak Presiden," imbuhnya.

Sekjen Bambang menambahkan jika pagelaran CHANDI 2025 ini dirancang sejak Kementerian Kebudayaan lahir di tahun lalu. Menurutnya ini adalah event internasional yang melibatkan seluruh komponen dari Kementerian Kebudayaan.

"Mudah-mudahan ke depan acara CHANDI ini bisa terus dilaksanakan, dan mungkin dalam perkembangannya bisa setiap tahun, sehingga Indonesia akan lebih dikenal. Ini akan berpengaruh terhadap pelestarian, kemudian pengembangan, pemanfaatan, juga diplomasi budaya, agar Indonesia memiliki posisi jelas di mata internasional, bahwa kita adalah adidaya budaya, kita punya kekuatan lebih dari 1.300 suku bangsa, lebih dari ratusan ribu budaya yang ada, yang tentu akan berpengaruh besar terhadap perekonomian dan juga kesejahteraan masyarakat kita," tegas Sekjen Bambang.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, I Gede Arya Sugiartha, pada sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Bali menyambut baik dan memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Kementerian Kebudayaan atas digelarnya CHANDI 2025 di Bali. Menurutnya, ini salah satu kegiatan kebudayaan terbesar di Indonesia yang digelar di Pulau Dewata. "Kami berterima kasih sekaligus memberikan dukungan yang luar biasa kepada Kementerian Kebudayaan, dan sekali lagi juga dengan adanya Kementerian Kebudayaan. Beberapa kali Kongres Kebudayaan Bali telah merekomendasikan adanya Kementerian Kebudayaan. Sehingga sekarang sudah ada Kementerian Kebudayaan, tentu masyarakat Bali yang paling bergembira dengan keadaan itu," ungkapnya.

Pembukaan Pesta Rakyat CHANDI 2025 turut dihadiri oleh Staf Khusus Menteri Bidang Media dan Komunikasi Publik, M. Asrian Mirza; Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Publik, Ibnu Hamad; Sekretaris Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Wawan Yogaswara; Direktur Sejarah dan Permuseuman, Agus Mulyana; Direktur Warisan Budaya, I Made Dharma Suteja; Direktur Pemberdayaan Nilai Budaya dan Pelindungan Hak Kekayaan Intelektual, Yayuk Sri Budi Rahayu; Kepala Balai Media Kebudayaan, Abu Chanifah; serta jajaran Kementerian Kebudayaan.

Selain pertunjukan tarian tradisional seperti Tari ‘Barong Rangda,’ para pengunjung yang hadir juga dibuat terpesona oleh penampilan lainnya yang turut menyemarakkan acara dengan pertunjukan Tari Kecak Mini Ramayana, Tari Satya Brastha dan penampilan Bonbon Skoozy, Joni Agung & Double T Band, dan ditutup dengan penampilan dari Ipang.

Baca Juga: Malut United Ditahan Imbang Bali United, Hendri Susilo: Kami Masih Banyak Kekurangan!

Pertunjukan tradisional dan kontemporer yang ditampilkan pada Pesta Rakyat menjadi upaya pelestarian beragam kebudayaan adiluhung daerah agar lebih dikenal dunia. Hal ini sejalan dengan latar belakang digelarnya CHANDI 2025 oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia yang akan berlangsung pada tanggal 2-5 September 2025 di The Meru Sanur, Bali. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.