Akurat

Arc Alabasta One Piece Live-Action Dibagi Dua Season, Ini Alasannya

Naufal Lanten | 11 Agustus 2025, 12:12 WIB
Arc Alabasta One Piece Live-Action Dibagi Dua Season, Ini Alasannya

AKURAT.CO Netflix akhirnya mengungkap strategi besar di balik kelanjutan One Piece Live-Action. Dalam perayaan One Piece Day 2025 di Jepang, Minggu, 10 Agustus 2025, mereka tidak hanya mengumumkan Season 2 tayang 2026, tetapi juga memberi kepastian bahwa Season 3 langsung mendapat lampu hijau.

Yang menarik, kedua musim ini akan memfokuskan adaptasi pada Arc Alabasta, salah satu saga paling ikonik di manga One Piece.

Arc Alabasta: Kisah Epik yang Dibagi Dua

Keputusan Netflix membagi Arc Alabasta menjadi dua musim menjadi sinyal bahwa mereka ingin menyajikan cerita dengan detail maksimal.
Saga ini mengisahkan perjuangan Luffy dan kru Topi Jerami membantu Nefertari Vivi menyelamatkan kerajaan Alabasta dari ancaman organisasi kriminal Baroque Works dan pemimpinnya, Sir Crocodile.

Dengan pembagian ini, setiap karakter baru dan konflik penting bisa mendapat porsi layar yang cukup, tanpa memadatkan cerita secara terburu-buru — masalah yang kerap muncul di adaptasi live-action lain.

Season 2: Awal Petualangan Menuju Alabasta

Musim kedua akan menjadi pintu masuk menuju konflik besar Alabasta. Cuplikan perdana yang dirilis menampilkan kru Topi Jerami memulai perjalanan ke Grand Line, bertemu karakter baru seperti Tony Tony Chopper (diperankan Mikaela Hoover via CGI) dan menghadapi ancaman awal Baroque Works.
Durasinya diperkirakan lebih panjang dibanding musim pertama, dengan produksi dimulai di Cape Town, Afrika Selatan, pada akhir 2025.

Fakta Penting Season 2

  • Rilis: Tahun 2026

  • Fokus: Perjalanan menuju Alabasta, pengenalan karakter baru, dan konflik awal Baroque Works

  • Showrunner: Joe Tracz & Ian Stokes

  • Lokasi Syuting: Cape Town, Afrika Selatan

Season 3: Klimaks Perang Alabasta

Dengan Season 3 yang sudah dikonfirmasi sejak awal, tim produksi punya keleluasaan merencanakan klimaks Saga Alabasta.
Musim ini diperkirakan akan menampilkan pertarungan besar antara Luffy dan Crocodile, pengungkapan rahasia kerajaan, dan momen-momen emosional yang menjadi ciri khas arc ini.

Baca Juga: Siapa yang Produksi Film Animasi Merah Putih One For All? Heboh Masalah Grafik dan Kualitas!

Baca Juga: Merah Putih: One For All Disorot, Netizen Bongkar Kejanggalan Animasi yang Diduga Pakai Template

Mengapa Netflix Membagi Arc Alabasta?

Arc Alabasta terkenal kaya akan intrik politik, pertarungan intens, dan pengembangan karakter yang signifikan. Dengan membaginya menjadi dua musim, Netflix memastikan:

  • Alur cerita lebih rapi dan setia pada manga

  • Karakter pendukung berkembang optimal

  • Adegan aksi punya porsi memadai tanpa tergesa-gesa

Langkah ini menunjukkan Netflix belajar dari kritik terhadap adaptasi live-action lain yang sering memangkas detail penting demi mengejar durasi.

Tentang One Piece

One Piece adalah manga legendaris karya Eiichiro Oda, pertama kali terbit di Weekly Shonen Jump. Ceritanya mengikuti Monkey D. Luffy yang bercita-cita menjadi Raja Bajak Laut setelah memakan Buah Iblis Gomu Gomu.
Adaptasi live-action Season 1 Netflix menuai pujian karena visual memukau, akting solid, dan cerita setia sumber asli. Kesuksesan ini membuat Netflix yakin melanjutkan produksi hingga ke Arc Alabasta yang megah.

Kesimpulan

Dengan Arc Alabasta dibagi menjadi dua musim, penggemar bisa berharap pada adaptasi yang lebih detail, setia, dan memuaskan.
Sambil menunggu Season 2 pada 2026, tidak ada salahnya menonton ulang Season 1 atau membaca manganya untuk menyegarkan ingatan sebelum petualangan Luffy memasuki konflik terbesar mereka sejauh ini.

Baca Juga: Jadwal Rilis One Piece Live-Action Season 2 dan Bocoran Musim Ketiga

Baca Juga: Sinopsis Film White House Down Full Movie Gratis, Segera Tayang Malam Ini di Bioskop Trans TV!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.