Saat Novel Haru Menjelma Visual, Film Titip Bunda di Surga-Mu Mulai Syuting

AKURAT.CO Pagi yang hangat di Kota Semarang menjadi saksi dimulainya proses syuting salah satu adaptasi film paling dinanti tahun ini berjudul Titip Bunda di Surga-Mu.
Diangkat dari novel laris karya Dono Indarto dan Zora Vidyanata yang menyentuh ribuan pembaca sejak terbit April lalu, film ini siap mengguncang emosi penonton dengan kisah keluarga yang kompleks, penuh luka, namun sarat harapan dan cinta tak bersyarat.
Dalam konferensi pers yang digelar Rabu (11/6/2025) malam, tiga rumah produksi besar RRK Pictures, Spectrum Film dan Festival Pictures mengumumkan kerja sama mereka dalam menghadirkan adaptasi ini ke layar lebar.
Dono Indarto akan memimpin proyek ini, tidak hanya penulis naskah adaptasi tetapi juga sebagai produser melalui RRK Pictures. Didamping Dani Sapawie yang telah cukup banyak dan cukup lama di industri perfilman Indonesia.
Rajesh Kewalram Jagtiani, pimpinan dari Spektrum Film, mengungkapkan, waktu pertama kali mendengar ide adaptasi dari novel ini, hatinya langsung tertarik.
Ceritanya sederhana tapi sangat dalam. Sebuah kisah yang bikin teringat kembali akan cinta yang paling tulus yakni cinta seorang ibu.
"Ini bukan sekadar adaptasi tapi perwujudan rasa. Kami ingin setiap penonton pulang dari bioskop dengan hati yang hangat dan pikiran yang terbuka, terutama tentang arti pengorbanan orang tua," kata pimpinan Spectrum Film yang juga pernah menelurkan film "Jaga Pocong" dan "Gendut siapa Takut."
Film Titip Bunda di Surga-Mu berkisah tentang tiga bersaudara Alya, Adam dan Azzam yang hidup mandiri sejak remaja dan terpisah dari ikatan batin keluarga.
Dalam pencarian mimpi yang membutakan, mereka nekat merampok rumah sang ibu, Moza.
Baca Juga: Film Kampung Jabang Mayit Luncurkan Trailer, Lihat Atiqah Hasiholan Jadi Dukun?
Kejatuhan sang ibu membuka lembar penyesalan yang dalam, namun juga memberi jalan bagi penyembuhan, rekonsiliasi dan terbukanya rahasia lama yang mengguncang fondasi keluarga mereka.
Disutradarai oleh Hanny R. Saputra, nama yang telah lama dikenal sebagai sutradara spesialis drama emosional, film ini menjanjikan pendekatan yang lembut dan menyayat.
"Cerita ini sangat manusiawi dan terasa nyata. Kita bicara tentang kesalahan, pengampunan dan cinta orang tua yang kadang baru kita sadari saat sudah terlambat," ujarnya.
Baca Juga: Film From the World of John Wick: Ballerina Sedang Tayang! Cek Sinopsis dan Situs Nonton Resmi
"Saya ingin menyajikannya dengan jujur, bukan dengan melodrama yang berlebihan, tapi dengan keheningan yang berbicara," tambah Hanny.
Pemeran kelas atas turut membangun kekuatan emosi film ini. Ada Meriam Bellina, Ikang Fawzi, Acha Septriasa, Kevin Julio, Abun Sungkar dan Zora Vidyanata sendiri yang kembali menunjukkan sisi aktingnya setelah sukses sebagai penulis.
Zora menyampaikan bahwa proses menulis novel ini sangat personal.
"Saya tulis dengan air mata, bukan hanya kata-kata. Dan saya tahu banyak keluarga yang akan merasa terwakili," katanya.
"Sekarang ketika harus memerankan karakter di layar, saya merasa seperti masuk ke dalam emosi yang dulu saya tumpahkan di kertas," ujar Zora.
Sementara, Acha Septriasa, yang memerankan Alya, mengaku mengalami momen reflektif selama membaca naskah.
Baca Juga: Main Film Lagi, Oki Setiana Dewi Senang Gabung dalam Misi Kemanusiaan
"Seorang ibu pasti akan memberikan pengorbanan yang lebih untuk anaknya, naskah film ini mengingatkan saya pada hubungan pribadi dengan anak saya karena pekerjaan saya hingga harus jauh dengannya. Film ini seperti panggilan batin untuk kita semua agar tidak menunda-nunda mencintai orang tua," ungkapnya menjelaskan.
Dengan sinematografi yang dirancang untuk menangkap nuansa emosi secara intim, film ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan tetapi juga bahan renungan.
Dalam gelombang film horor dan komedi yang membanjiri layar lebar, Titip Bunda di Surga-Mu hadir sebagai penyeimbang sebuah film keluarga yang menyembuhkan dan menguatkan.
Baca Juga: Di Cannes Film Festival, Cinta Laura Sempat Promosikan Raja Ampat
Film ini dijadwalkan tayang secara nasional pada akhir 2025.
Masyarakat dapat mengikuti pembaruan produksi melalui akun Instagram @titipbundadisurgamu dan @rrk_official3.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









