Peduli Literasi Anak, Lomba Menulis 'Cerpen Kisah Bumi' Diapresiasi Pemerintah

AKURAT.CO, Sayembara menulis cerpen Kisah Bumi yang diadakan oleh Sayur Kendal telah selesai dilaksanakan. Dari jumlah 218 peserta, akhirnya terpilih 15 karya terbaik sebagai pemenangnya. Pemerintah pun mengapresiasi kepada para penyelenggara atas kesuksesan Sayembara menulis Cerpen Kisah Bumi.
Apresiasi itu ditunjukan dalam kunjungan ke Istana Negara untuk para penyelenggara yakni panitia yang diwakili oleh 1 orang juri yaitu Idrus F. Shahab dan 3 orang panitia yaitu Tifanny, Stalino Saerang, dan Alvin.
Mereka diterima dan disambut baik oleh Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) RI yaitu Heru Budi Hartono, S. E, M. M.
Kunjungan dilakukan pada Kamis, (8/4), sekaligus ada simbolis penyerahan hadiah. Dalam hal ini, Pemerintah mengapresiasi panitia karena sudah peduli dan berinisiatif terhadap literasi anak dan lingkungan hidup lewat cerpen kisah bumi.
Hal itu diutarakan Heru Budi Hartono dalam siaran media belum lama ini.
"Terima kasih dan apresiasi kepada UMKM Sayur Kendal di tengah badai ujian (pandemi) bagi sektor UMKM masih peduli dan berinisiatif terhadap literasi anak dan lingkungan hidup lewat cerpen kisah bumi," katanya.
Rupanya tidak hanya ucapan terima kasih yang diberikan. Bahkan Heru Budi akan memberikan kata pengantar untuk buku yang akan dicetak serta memberikan tanda tangan pada buku tersebut yang berisi kumpulan karya dari pemenang lomba cerpen Kisah Bumi.
Seperti diketahui, karya milik pemenang juga akan dibuat video animasi dan diceritakan oleh Pradika Gusti Aryabie, anak anak duta story telling Sayur Kendal & Nara Kupu Village dan 15 karya terbaik akan dibukukan sebagai kumpulan cerpen anak.
Berikut 15 pemenang lomba cerpen Anak Kisah Bumi:
1. Misi Alikai oleh Ina Inong
2. Ladang Kembang Telang oleh Tria Ayu K
3. Taka da Rumah Pohon Terakhir oleh Yoe Irawan.
4. Sang Pencuri dan Sihir di Teluk Jakarta oleh Imelda Naomi
5. Tana Ulen oleh Fadila Hanum
6. Temanku Tukang Sulap oleh Efa Fe
7. Memburu Hujan Belek oleh Panji Sukma
8. Penyu yang Terluka oleh Setiyo Bardono
9. Gantari dan Negeri Rembulan oleh Deny Pamungkas.
10. Biji Buah Pesanan Kakek oleh Prasetyo Ari Wahyudi.
11. Petualangan Sekelompok Air Hujan oleh Friska Julia
12. Kisah si Penjaga Desa oleh Liza Erfiana
13. Tangis si Pohon Jati oleh Dian Kristiani
14. Ketika Ramuan Penyubur Pohon Habis oleh Muhammad Fauzi
15. Pelajaran dari Desa Bahagia oleh Ahmad Ijazi H.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 3Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 4Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 5Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 6Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta



