Kilas Balik 3 Lagu Paling Emosional bagi Afgan: Love-Hate hingga Air Mata untuk Vidi Aldiano

AKURAT.CO Perjalanan karier penyanyi solo Afgan di belantika musik tanah air tentu menyisakan banyak cerita.
Dari sekian banyak karya yang telah dia lahirkan, pria berkacamata ini blak-blakan menyebut ada tiga lagu yang memiliki makna paling mendalam sekaligus emosional sepanjang sejarah kariernya.
Baca Juga: Kata Rossa Soal Perubahan Afgan Usai Sandang Gelar Pak Haji
Ketiga lagu tersebut adalah “Terima Kasih Cinta,” “Sampai Jumpa,” dan rilisan terbarunya, “Kacamata."
Afgan membedah satu per satu alasan emosional di balik pemilihan lagu-lagu tersebut.
Bagi Afgan, lagu debutnya yang rilis belasan tahun lalu ini adalah gerbang pembuka takdirnya sebagai seorang bintang.
Menariknya, dirinya mengaku sempat tidak menyukai lagu tersebut saat pertama kali dipasarkan.
“Karena lagu itu adalah yang mengawali saya, mengawali keberadaan Afgan di industri musik. Dan saya punya love-and-hate relationship sama lagu itu, karena dulu waktu pertama kali rilis, saya termasuk yang enggak setuju kalau lagu itu dijadikan single. Tapi saya waktu itu memutuskan lagu itu jadi single,” ujar Afgan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (23/6/2026).
Baca Juga: Tak Ingin Menyesal, Afgan Ingin Menikah Sekali Selamanya
Lagu kedua yang disebut Afgan memiliki getaran paling personal adalah “Sampai Jumpa” yang termaktub dalam album Retrospektif.
Lagu ini mendadak terasa begitu menyayat hati setelah kepergian salah satu sahabat terbaiknya di industri musik, Vidi Aldiano.
“Lagu saya yang baru judulnya ‘Sampai Jumpa,' ada di album Retrospektif. Sekarang maknanya buat saya jadi lebih emosional karena Vidi. Kita kehilangan Vidi tahun ini,” tutur Afgan dengan nada emosional.
Bagi Afgan, melodi dan lirik lagu ini kini bermutasi menjadi sebuah doa dan harapan agar kelak dia bisa bereuni kembali dengan sang sahabat di keabadian.
“Jadi ‘Sampai Jumpa’ itu lagunya lebih ke mungkin di lain bumi kita bisa bersama lagi. Dan saya yakin suatu hari saya bisa ketemu lagi sama Vidi. Jadi mungkin enggak ada perlakuan khusus atau apa pun di konser ini untuk Vidi, cuma makna lagu ini buat saya akan selalu tentang Vidi,” sambungnya.
Terakhir, ada lagu “Kacamata." Lagu ini dinilai Afgan sebagai momentum krusial yang mengembalikan dirinya ke 'khittah' sebagai penyanyi pop lokal, setelah sekian lama asyik bereksplorasi di ranah musik internasional dan genre R&B.
“Kacamata karena itu adalah momen saya bisa kembali lagi. Secara karier, mungkin selama enam tahun terakhir saya lebih fokus menyanyikan lagu bahasa Inggris dan membuat album R&B. Sudah lama saya enggak bikin album pop Indonesia,” jelasnya.
Afgan pun tak menampik bahwa dirinya sempat terkejut melihat bagaimana lagu ini mampu merangkul pendengar baru dari generasi yang lebih muda.
“Sambutannya juga di luar ekspektasi saya. Jadi ‘Kacamata’ semacam membawa saya kembali ke peta industri musik, terutama untuk generasi yang lebih muda,” pungkas Afgan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








