MA Tolak PK Yudha Arfandi, Tamara Tyasmara: 20 Tahun Penjara Rasanya Masih Kurang

AKURAT.CO Perjuangan aktris Tamara Tyasmara dalam mencari keadilan bagi mendiang putra tercintanya, Dante, menemui babak baru.
Mahkamah Agung (MA) secara resmi menolak permohonan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan oleh mantan kekasihnya, Yudha Arfandi, terkait kasus kematian sang anak di sebuah kolam renang di kawasan Duren Tiga, Jakarta Timur.
Mendengar kabar tersebut, Tamara mengaku merasa lega dan bersyukur atas putusan MA.
Kendati demikian, bagi seorang ibu yang kehilangan anak semata wayangnya, vonis 20 tahun penjara dinilainya masih belum sebanding dengan rasa kehilangan yang ia tanggung.
"Ya, alhamdulillah ya PK-nya ditolak. Jadi hukumannya tetap pada keputusan PN Jakarta Timur, yaitu tetap 20 tahun penjara," ujar Tamara Tyasmara saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Selatan belum lama ini.
Baca Juga: Tamara Tyasmara Terpukul Baca Buku Broken Strings, Terngiang Pengalaman Kekerasan Mantan Kekasih
Ketegaran Tamara diuji lantaran baginya, sebesar apa pun hukuman yang diterima terdakwa, hal itu tidak akan pernah bisa mengembalikan kehadiran Dante di pelukannya.
Vonis yang dijatuhkan majelis hakim diakui masih berada di bawah ekspektasi besarnya.
"Sebenarnya dari awal hukuman apa pun tidak ada yang bisa menggantikan Dante. Gimana ya, walaupun 20 tahun, rasanya menurut aku masih kurang," ungkapnya.
Baca Juga: Tamara Tyasmara Ngaku Uangnya Habis Selama Pacaran dengan Yudha Arfandi
Mantan istri Angger Dimas ini juga kembali mengingat tuntutan awal dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang sebelumnya melayangkan tuntutan hukuman mati untuk Yudha Arfandi.
Meski pada akhirnya hakim berkehendak lain dengan vonis dua dekade penjara, Tamara kini memilih untuk berlapang dada dan berserah diri kepada sang pencipta.
"Jaksa kan kemarin menuntut hukuman mati, tetapi hakim memutuskan 20 tahun. Cuma ya aku ya sudahlah, yang penting ada hukuman yang lebih besar lagi kelak di akhirat," tegas Tamara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






