Akurat

Richard Lee Bantah Tudingan Uang Bungkam Rp50 Miliar ke Doktif ​

Nuzulul Karamah | 22 Februari 2026, 17:02 WIB

AKURAT.CO Perseteruan antara dua figur publik di dunia kecantikan, dr. Richard Lee dan sosok anonim Dokter Detektif (Doktif), kian memanas. 

Richard Lee secara resmi memberikan klarifikasi tegas terkait isu tawaran uang damai fantastis senilai Rp50 miliar yang belakangan menyita perhatian publik.

​Melalui unggahan di media sosialnya pada Minggu (22/2/2026), Richard membantah keras adanya upaya negosiasi bawah tangan untuk menghentikan aksi Doktif. 

Baca Juga: Dokter Richard Lee Diperiksa 8 Jam, Polda Metro Jaya Putuskan Wajib Lapor ​

Dia menegaskan bahwa narasi yang beredar telah menyimpang jauh dari fakta.

​"Meluruskan beberapa informasi yang tidak tepat. Saya tidak pernah menawarkan atau meminta perdamaian dalam bentuk apapun," tulis Richard Lee.

​Tak hanya soal uang damai, Richard juga pasang badan terkait kualitas lini skincare miliknya. Di tengah gempuran kritik, dia menjamin bahwa operasional bisnisnya berjalan di atas koridor hukum yang berlaku di Indonesia.

​“Seluruh produk yang saya kembangkan terdaftar dan diawasi sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam aktivitas profesional saya, keselamatan dan kepatuhan selalu menjadi prioritas,” ungkap Richard menambahkan.

​Di sisi lain, Dokter Detektif tetap pada pendiriannya. Sosok yang dikenal vokal menguji laboratorium produk kecantikan ini menyatakan tidak akan tergiur dengan angka miliaran rupiah demi menghentikan aksinya membela konsumen.

Baca Juga: Profil Richard Lee, Dokter Kecantikan yang Ditetapkan Jadi Tersangka Dugaan Pelanggaran Perlindungan Konsumen

​Dengan nada tinggi, Doktif menegaskan bahwa misinya adalah bentuk "jihad" untuk memperjuangkan hak masyarakat yang merasa dirugikan.

​"Doktif tegaskan sekali lagi ya, tidak ada kata damai. Rp50 miliar sudah angkanya sekarang menuju ke Doktif ya, tidak akan Doktif terima. Satu tujuan Doktif di sini, Doktif sudah janji ya, jihad itu apa? Mengembalikan uang kalian! Kembalikan uang masyarakat! Ratusan miliar itu kembalikan, bukan untuk menyumpal mulutnya Doktif," tegasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.