Belum Diizinkan Bertemu Anak oleh Icel, Anrez Adelio Hargai Proses Hukum

AKURAT.CO Di tengah bayang-bayang kasus hukum yang menjeratnya, aktor Anrez Adelio memilih untuk menjadikan momen Ramadan tahun ini sebagai ruang untuk mempererat tali kekeluargaan.
Menariknya, bulan suci ini menjadi jembatan bagi Anrez untuk kembali menghabiskan waktu bersama kedua orang tuanya yang telah lama berpisah.
Anrez mengungkapkan rasa syukurnya atas kualitas waktu yang dia miliki bersama keluarga besar saat ini.
"Lebih banyak sama keluarga, lebih dekat sama mama papa. Mama papa kan sudah enggak bareng, nah tahun ini nih jadi sering bareng," ungkap Anrez di kawasan Senaya pada Senin (23/2/2026) malam.
Baca Juga: Pihak Friceilda Prillea Siapkan Langkah Perdata ke Anrez Adelio, Perjuangkan Hak Anak
Selain urusan internal keluarga, pria berusia 29 tahun ini tidak menampik adanya harapan besar terkait konfliknya dengan Friceilda Prillea alias Icel.
Meski dilaporkan atas dugaan kekerasan seksual, Anrez secara terbuka menyatakan keinginannya agar hubungan mereka bisa membaik dan segala persoalan dapat diselesaikan tanpa keributan lebih lanjut.
"Harapannya aku mah bukan sama dia doang, ya sama semua orang maunya harapannya baik-baik sajalah. Hidup itu kan harus baik-baik saja ya, kenapa hidup harus cari gara-gara?" tuturnya.
Namun, di balik harapan damai tersebut, Anrez menyimpan sedikit pilu. Hingga saat ini, dia mengaku masih belum mendapatkan izin dari pihak Icel untuk menemui anaknya yang baru saja lahir.
Meski ada kerinduan, bintang sinetron ini memilih untuk bersikap kooperatif dan menghargai batasan yang dibuat oleh pihak pelapor.
Baca Juga: Profil dan Karier Anrez Adelio, Aktor yang Terseret Dugaan Kasus Kehamilan Friceilda Prillea
Anrez menyadari bahwa saat ini jalur hukum adalah prioritas yang dipilih oleh pihak sana, sehingga dia memilih untuk mengikuti setiap prosedur yang berlaku.
"Belum, belum (ketemu anak). Mungkin belum. Perkembangannya apa ya? Ya karena dari pihak sana maunya proses hukumnya dijalankan, ya sudah kita harus menghargai, kita harus ikuti prosedur. Gitu," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









