Akurat

Insanul Fahmi Bakal Dicerai Wardatina Mawa: Banyak Orang Juga Jajan di Luar...Normalisasi Selingkuh?

Sri Agustina | 27 Desember 2025, 16:35 WIB
Insanul Fahmi Bakal Dicerai Wardatina Mawa: Banyak Orang Juga Jajan di Luar...Normalisasi Selingkuh?

AKURAT.CO, Polemik hubungan antara Inara Rusli, Insanul Fahmi, dan Wardatina Mawa masih terus menjadi sorotan publik.

Terbaru, Wardatina Mawa melalui kuasa hukumnya akan mengajukan gugatan cerai terhadap Insanul Fahmi setelah seluruh proses hukum yang sedang berjalan dinyatakan selesai.

Baca Juga: Awal Mula Inara Rusli Dekati Insanul Fahmi: Maaf Dikira Jomblo...

Menanggapi rencana tersebut, Insanul Fahmi tidak memberikan jawaban lugas terkait sikapnya jika nantinya benar-benar diceraikan. Dia justru mengaitkan persoalan tersebut dengan pentingnya edukasi.

"Itu tergantung yang edukasi sebenarnya, tergantung yang mengedukasi," ucap Insanul Fahmi saat ditemui di kawasan Pakuwon, Bekasi, Jumat (26/12/2025).

Alih-alih menanggapi langsung soal kemungkinan perceraian, Insanul Fahmi malah mengalihkan pembicaraan ke topik perselingkuhan.

Dia mengakui bahwa kasus serupa sebenarnya banyak terjadi di masyarakat, namun jarang dibicarakan secara terbuka.

"Cuma sekarang ini kan ramai, karena memang mungkin publik figur. Padahal sebenarnya banyak juga tuh orang-orang yang sebenarnya jajan-jajan juga di luar ya kan, aku maksudnya kayak enggak pengin menormalisasi hal itu," kata Insanul Fahmi.

Pria yang diketahui telah berselingkuh dari Wardatina Mawa dan menikah siri dengan Inara Rusli itu menilai bahwa keinginan sebagian laki-laki untuk berselingkuh kerap dipicu oleh ketidakmampuan menahan pandangan dan godaan.

"Laki-laki, memang harus lebih bisa menahan pandangan. Tapi kapasitas orang berbeda-beda," tuturnya.

Baca Juga: Bukan Virgoun, Insanul Fahmi Sebut Terduga Penyebar Video CCTV Diperiksa

Meski demikian, Insanul Fahmi menegaskan bahwa dirinya memilih jalan yang menurutnya sesuai dengan ajaran agama. Dia menyebut, daripada menjalin hubungan sembunyi-sembunyi, lebih baik menghalalkannya secara syariat.

"Maksudnya aku bukan mau yang ujug-ujug ada yang bilang serakah. Cuma kan dalam syariat Islam, ketika kita mau menghargai perempuan itu bukan cuma dipakai perselingkuhan doang, tapi ya dipertanggungjawabkan. Aku merasa bertanggung jawab untuk itu," tutup Insanul Fahmi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Sri Agustina
R