Mantan Karyawan Ashanty Sudah Ditahan, Kuasa Hukum Ajukan Penangguhan Penahanan

AKURAT.CO Kasus hukum yang melibatkan penyanyi Ashanty dan mantan karyawannya, Ayu Chairun Nurisa, kembali menjadi sorotan. Setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan pemalsuan tanda tangan, Ayu kini resmi ditahan di Polres Tangerang Selatan.
Baca Juga: Lulus Ujian Proposal Disertasi S3, Ashanty: Alhamdulillah
Kabar penahanan tersebut dikonfirmasi langsung oleh kuasa hukumnya, Stifan Heriyanto, yang menyebut kliennya telah mendekam di tahanan sejak dua hari lalu.
“Iya, sudah ditahan dua hari lalu,” ujar Stifan saat dihubungi awak media, Senin (27/10/2025).
Mengetahui kliennya resmi ditahan, tim kuasa hukum Ayu segera menyiapkan langkah hukum lanjutan. Mereka berencana mengajukan permohonan penangguhan penahanan agar Ayu bisa menjalani proses hukum di luar tahanan.
“Rencana hari ini, kami ajukan penangguhan penahanan,” Stifan.
Meski tengah menghadapi tekanan besar, Stifan memastikan kondisi Ayu dalam keadaan baik.
“Kondisi Ayu, alhamdulillah baik-baik saja dan tegar, siap menghadapi semua proses,” tuturnya.
Melalui kuasa hukumnya, Ayu juga menitipkan pesan agar laporan baliknya terhadap Ashanty di Polres Metro Jakarta Selatan dan Polres Tangerang Selatan tetap dikawal secara adil.
“Ayu cuma berpesan agar laporannya di Polres Selatan dan Tangsel terus dikawal,” pungkas Stifan.
Kasus ini berawal dari laporan Ashanty terhadap Ayu Chairun Nurisa, mantan karyawannya, ke Polres Tangerang Selatan.
Ayu dituduh melakukan penggelapan dana perusahaan dengan nilai mencapai miliaran rupiah, serta pemalsuan tanda tangan dalam sejumlah dokumen keuangan.
Akibat laporan tersebut, penyidik menetapkan Ayu sebagai tersangka dan akhirnya menahan yang bersangkutan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Namun, pihak Ayu tidak tinggal diam. Ia melaporkan balik Ashanty ke Polres Metro Jakarta Selatan, menuduh sang artis melakukan perampasan aset pribadi dan akses ilegal terhadap data pribadinya.
Menurut kuasa hukumnya, beberapa barang milik Ayu seperti ponsel, laptop, hingga mobil, diduga diambil paksa.
Selain itu, akun m-banking pribadi Ayu juga disebut sempat diakses tanpa izin.
Baca Juga: Ashanty Harap Cepat Selesai Kuliah, Kejar Penelitian
Perseteruan dua pihak ini kini berkembang menjadi kasus hukum dua arah yang masih bergulir di dua wilayah hukum berbeda.
Pihak Ayu berharap proses penyelidikan berjalan objektif dan transparan, sementara kubu Ashanty diyakini tetap berpegang pada laporan awal terkait dugaan pelanggaran keuangan yang dilakukan mantan karyawannya tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







