Akurat

Ammar Zoni dan Lima Napi Lain Pindah ke Nusakambangan Super Maksimum Security

Sri Agustina | 16 Oktober 2025, 11:57 WIB
Ammar Zoni dan Lima Napi Lain Pindah ke Nusakambangan Super Maksimum Security

AKURAT.CO, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan kembali memindahkan enam warga binaan berisiko tinggi (high risk), termasuk aktor Ammar Zoni, ke Pulau Nusakambangan.

Baca Juga: Ammar Zoni Ingin Fokus ke Anak, Pasrah Soal Remisi

Pemindahan ini dilakukan sebagai langkah tegas pemerintah dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan.

“Ini bukti bahwa peringatan Bapak Menteri dan Pak Dirjen serius, bahwa siapapun yang terlibat peredaran narkoba akan ditindak,” ujar Rika Aprianti, Kasubdit Kerjasama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, dalam keterangan persnya, Kamis (16/10/2025).

Menurut Rika, keenam warga binaan tersebut kini ditempatkan di Lapas Super Maksimum Security Karang Anyar, Nusakambangan, untuk menjalani pembinaan dan pengamanan dengan sistem super maksimum.

Pemindahan mereka dilakukan pada dini hari dengan pengawalan ketat dari petugas Pengamanan Intelijen dan Kepatuhan Internal Ditjenpas, Polres Jakarta Timur, Mabes Polri, serta petugas Pemasyarakatan Jakarta. Mereka tiba di Nusakambangan pukul 07.43 WIB.

Rika menambahkan, hingga saat ini lebih dari 1.500 warga binaan high risk telah dipindahkan ke Nusakambangan. Langkah ini dilakukan demi melindungi lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan dari peredaran narkoba serta gangguan keamanan dan ketertiban lainnya.

“Tujuan pentingnya adalah agar warga binaan tersebut dapat berubah menjadi lebih baik, menyadari kesalahannya, dan tidak mengulangi perbuatannya. Kami ingin mereka siap kembali ke masyarakat sebagai warga negara yang baik,” jelasnya.

Baca Juga: Tahu Irish Bella Menikah Lagi, Ammar Zoni Galau

Sementara itu, Heri Azhari, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan DKI Jakarta, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan langkah-langkah tegas untuk mewujudkan lapas dan rutan bebas narkoba.

“Seperti yang berulang kali diingatkan Pak Menteri dan Dirjenpas, bahwa zero narkoba adalah harga mati. Maka ini menjadi alarm bagi kami untuk terus waspada dan bertindak,” tegas Heri.

Pemindahan napi high risk ke Nusakambangan ini disebut sebagai bagian dari strategi nasional penguatan keamanan lembaga pemasyarakatan dan reformasi pemasyarakatan untuk menciptakan sistem yang lebih bersih dan tertib.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Sri Agustina
R