Denada Operasi Plastik di Thailand, Ini Bentukannya!

AKURAT.CO Penyanyi Denada mengungkapkan jika dirinya belum lama ini menyelesaikan operasi plastik di Thailand.
Baca Juga: Denada Gantikan Sopir demi Cepat ke Banyuwangi, Temui Sang Ibunda Emilia Contessa
Salah satu operasi yang dilakukannya yakni operasi rhinoplasty di bagian hidungnya.
"Jadi untuk yang rhinoplasty kemarin, aku melakukan di Bangkok ya, di Thailand dengan dokter yang namanya sudah terkenal banget dengan urusan rhinoplasty memang terkenal, he is the best, memang beliau yang terbaik, namanya Dokter Kosit," ujar Denada di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, kemarin.
Pelantun lagu Sambutlah ini menuturkan kalau dirinya sudah tahu bahwa menjalani operasi plastik dengan sosok Dokter Kosit ini akan memakan biaya mahal.
Dia pun secara blak-blakan mengakui telah merogoh kocek hingga Rp300 juta lebih untuk menjalani operasi plastik di bagian hidungnya.
"Dan memang betul pada saat aku cek itu harganya 660 ribu bath kalau misalnya di kurs kan itu sekitar Rp300 juta," bebernya.
Ibu satu anak itu mengaku mengidap sinus namun hal itu bukan menjadi alasan Denada untuk melakukan operasi plastik.
"Ada sinus, aku enggak ada masalah dengan ini, jadi seutuhnya, 100 persen aku melakukan tindakan ini memang untuk kebutuhan estetik," tegas Denada.
"Jadi anggaplah ini sebagai investasi, mudah-mudahan dengan cara begini aku masih bisa mempertahankan karierku, memperpanjang umur karierku," lanjutnya.
Keputusannya untuk operasi plastik ternyata didukung oleh mendiang ibunya, Emilia Contessa yang secara sengaja menyuruh Denada untuk mengubah bentuk wajahnya itu.
"Kebetulan ini juga kenapa mungkin aku jelaskan kenapa almarhumah mama sangat amat suportif, bahkan dulu beliau yang pertama kali bilang, 'kamu harus benerkan, kamu harus menjaga.' Kenapa? Karena beliau bilang, 'kamu masih bekerja di dunia entertainment," cerita Denada.
Baca Juga: Sempat Dilarikan ke RS, Denada Ungkap Kondisi Terbaru Shakira Aurum
Denada pun mengaku hanya membutuhkan dua hari untuk menghilangkan rasa sakit pada bekas operasinya.
"Sejujurnya aku 2 hari, hanya 2 hari setelah operasi aku minum painkiller. Hari ketiga aku udah enggak minum painkiller lagi. Bengkak itu aku hari pertama bengkak, kedua bengkak, ketiga bengkak, keempat mulai turun, turun, turun, turun," jelas Denada.
"Alhamdulillah karena aku udah tahu dari pengalaman yang sebelumnya, apa yang kira-kira aku harus lakukan. Jadi menjaga imun tubuh, jangan terlalu capek, semua pantangan dari dokter juga aku jalani, aku nurut yang kayak begitu," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








