Diteror Debt Colector, Nana Mirdad Ogah Bayar Tagihan Paylater? Begini Ceritanya...

AKURAT.CO, Nana Mirdad belakangan memanen sorotan publik usai dirinya diteror oleh debt collector dari salah satu aplikasi ojek online.
Ia menggunakan fitur Paylater yang ada dalam sebuah aplikasi untuk menunjang aktifitasnya.
Baca Juga: Bikin Geger! ART Nana Mirdad Temukan Bayi Dekat Kediamannya
Ibu dua anak tersebut merasa pengalamannya ditagih oleh tim paylater telah disalahartikan.
"Paling males banget sebetulnya klarifikasi yang begini-begini, tapi sepertinya sudah banyak yang info kalau sharing-ku mengenai paylater disalahartikan, dijadikan click bait yang misleading, bahkan ada yang mulai men-judge yang enggak-enggak," tulis Nana Mirdad dalam Instagram Story-nya dikutip Rabu (7/5/2025).
Kakak kandung Naysilla Mirdad itu mengaku tak mengetahui prosedur Paylater. Menurutnya, dia selama ini selalu tak bermasalah dalam menggunakan fitur tersebut.
"Jadi begitu ditawarkan metode bayar baru dan kelihatan memudahkan, yakin banyak orang yang iya-iya aja. Ini yang terjadi di-aku kemarin," kata Nana.
"Kaget itu wajar apalagi setelah mendapat perlakuan yang kurang baik dari DC-nya. Akhirnya baru tahu, kalau awal-awal baik-baik aja karena masih aplikasinya sendiri yang handle. Sekarang sudah di-handle third party," sambungnya.
Baca Juga: Ramai Disebut Adopsi Anak, Nana Mirdad : Itu Keponakan
Tudingan yang kedua cukup membuat Nana Mirdad geram. Dia mengaku tak terima dituding ogah membayar tagihan paylater yang dia gunakan serta denda keterlambatannya.
"'Ditagih enggak mau bayar.' Ini yang kebohongan banget nih. Yang aku komplain adalah sistemnya. Sudah dibayar di pagi hari (memang telat H+1 tapi jam delapan pagi sudah terbayarkan. Namanya manusia, ada lupanya. Dan bunga Rp50 ribu perharinya ikut dibayarkan kok). Nah, tapi teror tetap terjadi sampai jam lima sore," ungkapnya.
"Ada perbedaan antara menolak bayar dengan pembayaran terlewat. Ini jatuhnya tuduhan yang asal ngucap aja," tambah Nana.
Nana Mirdad juga menegaskan jika dirinya ogah disebut enggak mau bayar seluruh tagihan paylater tersebut.
"'Sama aja dengan kasus COD enggak mau bayar.' Enggak sekalipun aku balas WA mereka dengan tulisan 'saya tidak mau bayar.' Memang pure manusiawi terlewat aja tapi langsung dilunasi beserta bunga begitu diinfo loh. Jadi enggak tahu korelasinya di sini," terang Nana.
"'Cerminan bangsa.' Di sini aku bingung harus berkata apa. Apalagi poin-poin yang ditekankan enggak ada yang sah kebenarannya alias ya asal berbunyi aja tanpa mengerti cerita story-ku," lanjut dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 8Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik








