Soal Kesehatan, Hotman Paris Diminta Kurangi Alkohol

AKURAT.CO Pengacara kondang Hotman Paris mengungkapkan soal kondisi terbarunya setelah dilarikan ke Rumah Sakit di Singapura.
Baca Juga: Hotman Paris Tantang Ahok: Korupsi Pertamina Bukti Gagalnya Pengawasan Komisaris Utama!
Usai mengalami abses hati, Hotman Paris rupanya sudah mulai mendapatkan beberapa pantangan dari dokter. Salah satunya harus mulai mengurangi konsumsi alkohol.
"Pantangannya satu, kurangi alkohol. Karena begitu kita minum alkohol, liver ikut goyang, ikut berdansa dia. Kedua kurangi kerjanya," ujar Hotman Paris di kawasan Grogol, Jakarta Barat, baru-baru ini.
Hotman pun mulai mendengar dan mengikuti saran dokter. Terlebih kini dirinya memilih untuk olahraga lebih dulu di pagi hari sebelum menjalani aktivitas.
"Saya memang terlalu namanya pengacara terlalu lama gimana sih, semua perkara besar saya yang pegang. Dulu jam 3 udah mulai kerja, sekarang saya ganti, saya olahraga sekarang, tiap pagi jalan," imbuhnya.
"(Kerja dari subuh) Dikurangi bukan dihentikan, karena gini loh, sejak corona saya tuh udah enggak pernah ke kantor, saya menikmati bekerja di ruang kerja dekat kolam renang saya, jam 6.30 pegawai udah pada datang hanya untuk kasih laporan," tambahnya.
Baca Juga: Denny Siregar Geram! Sindir Pedas Hotman Paris Usai Nyerang Ahok: Pendukung Koruptor Apa Gimana?
Hotman juga menyebut dirinya sedang dalam proses pemulihan dari masalah kesehatan, dengan rencana pemeriksaan lanjutan dalam waktu dekat.
"Harusnya sih minggu depan saya datang, tapi saya percepat, bakterinya masih ada dikit, nah nanti saya datang lagi, cuman ada satu lagi yang perlu dilakukan adalah endoskopi," bebernya.
"Punya kita usus dibor dari belakang biar kelihatan semua, untuk ngecek usus semua apakah ada kanker apa ada kotoran, saya diendoskopi tapi lupa saya enggak boleh makan obat pengencer darah, malamnya saya makan," pungkasnya.
Rencananya, Hotman Paris akan kembali ke Singapura pada 28 April 2025 mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









