Lucky Hakim: Liburan ke Jepang Pakai Dana Pribadi Bukan Uang Negara

AKURAT.CO, Lucky Hakim belakangan mendapatkan sorotan publik usai dirinya menerima teguran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkait pelesirannya ke Jepang di momen Idulfitri.
Baca Juga: Lucky Hakim Diperiksa 12 Jam Terkait Ponpes Al Zaytun
Setelah diperiksa Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Itjen Kemendagri), Lucky Hakim menegaskan jika dirinya menggunakan uang pribadi untuk berlibur.
"Saya jelaskan bahwa saya berangkat dari tanggal 2 April dan kembali sampai di Indonesia tanggal 7 April. Tidak menggunakan fasilitas negara, uang pribadi, tidak ada kaitannya sama sekali dengan Pemda. Di hari cuti bersama," ucap Lucky Hakim di kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (8/4/2025).
"Jadi itu yang didalami kan apakah saya menggunakan perjalanan dinas, apakah uang anggaran APBD," tambahnya.
Lucky juga menegaskan jika momen liburannya itu memang momen untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.
"Bahkan ke airport pun tidak diantarkan itu dari airport pun pulang juga tidak dijemput oleh fasilitas negara. Jadi murni ini liburan keluarga pergi bersama keluarga menggunakan dana pribadi Itu yang saya jelaskan dan saya sertakan bukti-buktinya," bebernya.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Sindir Lucky Hakim: Bahagiakan Anak Tak Harus ke Jepang
Sebagai informasi, Lucky Hakim melakukan perjalanan ke Jepang bersama dengan keluarga, namun disinyalir melanggar karena tanpa mengantongi izin dari Pemprov Jawa Barat dalam hal ini Gubernur dan izin dari Menteri Dalam Negeri RI (Mendagri).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









