Akurat

Sandhy Permana, Aktor 'Mak Lampir', Ditemukan Tewas Mengenaskan di Bekasi

Arief Rachman | 12 Januari 2025, 21:26 WIB
Sandhy Permana, Aktor 'Mak Lampir', Ditemukan Tewas Mengenaskan di Bekasi

AKURAT.CO Tragedi memilukan menimpa dunia hiburan Indonesia. Sandhy Permana, aktor yang dikenal lewat sinetron legendaris 'Mak Lampir', ditemukan tewas di kawasan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Minggu (12/1/2025).

Kejadian ini diduga kuat sebagai aksi pembunuhan, menambah kesedihan yang mendalam bagi rekan dan penggemarnya.

Menurut keterangan dari Kasat Reskrim Polres Bekasi, Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar, tubuh Sandhy ditemukan oleh tetangganya sekitar pukul 07.00 WIB.

"Betul, korban adalah Sandhy Permana yang pernah bermain di sinetron Mak Lampir," ujar Kompol Onkoseno.

Sandhy ditemukan dalam kondisi sangat mengenaskan, dengan tubuh penuh darah dan luka tusukan di beberapa bagian vital seperti dada, perut, dan leher.

Baca Juga: Gerindra Beri Peringatan Seluruh Kepala Daerah Terpilih di Lampung: Jangan Korupsi

Temuan ini mengejutkan warga sekitar yang langsung berhamburan ke lokasi kejadian setelah mendengar teriakan minta tolong dari saksi pertama.

"Korban ditemukan tak jauh dari rumahnya sendiri. Warga langsung berusaha menolong, tetapi korban sudah dalam kondisi kritis," tambah Kompol Onkoseno.

Meskipun segera dilarikan ke rumah sakit terdekat, Sandhy mengembuskan napas terakhir sebelum mendapatkan perawatan medis.

Polisi kini tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku serta motif di balik peristiwa tragis ini.

Lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi, dan sejumlah saksi diperiksa guna mempercepat proses pengungkapan.

Baca Juga: Jesus Gil Manzano Pimpin El Clasico, Barcelona Belum Pernah Menang dengan Wasit Ini

Kepergian Sandhy Permana meninggalkan duka mendalam di hati para penonton yang tumbuh bersama sinetron 'Mak Lampir'.

Peran ikoniknya akan selalu diingat sebagai bagian dari sejarah layar kaca Indonesia. Selamat jalan, Sandhy. Jejak karyamu akan terus hidup dalam kenangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.