Gagal Ikut PON 2024 Karena Enggak Pegang NPWP, Saaih Halilintar: Sudah Ada Dari 2020

AKURAT.CO Nama Saaih Halilintar belakangan menjadi perbincangan publik sebab dirinya disebut gagal untuk berlaga di ajang PON 2024.
Kegagalannya itu, disebut-sebut lantaran dirinya yang belum memiliki NPWP yang seharusnya menjadi syarat seorang atlet untuk bisa ikut dalam ajang bergengsi tersebut.
Baca Juga: Saaih Halilintar Enggan Tanggapi Kasus Atta - DJ Bebby Fey
Dalam akun TikToknya, adik kandung Atta Halilintar itu masih merasa bingung, sebab persoalan dirinya yang tidak memiliki NPWP menjadi panjang.
"Saya enggak paham, banyak orang senegara saya tiba-tiba memfitnah saya enggak bayar pajak karena saya difitnah enggak punya NPWP, sedangkan saya lagi sedih dibuat gagal mengikuti PON yang sudah saya persiapkan lama," ujar Saaih Halilintar dalam unggahan terbarunya di TikTok, Rabu (18/9/2024).
"Saya punya BPJS dari 2018 dan punya NPWP dari 2020, dan saya juga bikin e-KTP sudah terintegrasi dengan NPWP. Jadi 100 persen ini fitnah," sambungnya.
Saaih pun menyayangkan jika ada oknum yang menggunakan ajang PON sebagai ajang administrasi bukan ajang unjuk prestasi.
"Saya hanya menyayangkan kalau ada oknum yang membuat PON terlihat lebih ke ajang administrasi daripada ajang prestasi," imbuhnya.
Seperti diketahui, Saaih menempati urutan pertama pada atlet golf yang hendak didaftarkan, namun karena keterlambatan administrasi, Saaih tidak bisa ikut bertanding.
Hal ini dikonfirmasi Paulus Rudy Jr selaku manajer tim PON Banten yang meminta mereka melengkapi berkas administrasi pendaftaran PON 2024.
Baca Juga: Kinerja Melaju Positif, J Trust Bank Apresiasi Nasabah Lewat J Trust Bank Golf Tournament
Berkas tersebut antara lain KTP atau KIA, BPJS Kesehatan, Kartu Keluarga, dan NPWP.
Saaih baru mengirimkan NPWP dan BPJS Kesehatan pada 1 Agustus 2024. Padahal, surat keputusan penunjukkan lima atlet golf dari Banten keluar hari itu juga dan tidak bisa digantikan. Akibatnya, Saaih gagal mengikuti PON 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









