Jawaban Baim Wong Soal Tak Ada Trigger Warning di Film Lembayung

AKURAT.CO, Baim Wong menjalani debutnya sebagai sutradara dalam film horor Lembayung.
Debut untuk film perdananya, Baim Wong tentunya memiliki beberapa penilaian dari para penontonnya, termasuk salah satunya yakni tidak adanya trigger warning yang ditampilkan dalam film Lembayung.
Baca Juga: Yasamin Jasem Kesulitan Lakoni Perempuan Korban Pelecehan di Film Lembayung
Seperti diketahui, film Lembayung diangkat dari kisah nyata yang viral di sosial media X (dulunya twitter) terkait dua orang sahabat yang tengah melakukan PKL di klinik poli gigi.
Kejadian misterius menimpa keduanya hingga membuat keduanya kerap dihantui oleh sosok misterius.
Dalam filmnya, Baim Wong menyisipkan sepenggal kisah terkait Arum (diperankan Yasamin Jasem) yang mengalami 'pelecehan.'
"Ini adalah film tentang persahabatan. Cuma apa tujuan saya memperlihatkan ini semua? Ini adalah sebuah film, film itu kita harus tahu tujuannya apa, cara buatnya bagaimana dan siapa orang yang bisa memerankannya," ujar Baim Wong di konferensi pers film Lembayung di kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat (13/9/2024).
"Ini adalah film persahabatan. Adanya bundir itu adalah dramatisasi. Gimana caranya kita deliver ini ke penonton. Dan kenapa tiba-tiba ada, itu adalah plot twist," tambahnya.
Ayah dua anak itu mengaku melakukan riset untuk film Lembayung selama satu tahun.
"Saya buat film ini, risetnya 1 tahun. Saya nonton semua film horor indonesia," imbuhnya.
Baca Juga: Film Lembayung Tayang 19 September, Diadaptasi Kisah Nyata Viral di Twitter
Terkait alasan mengapa tidak menaruh trigger warning, bagi Baim dalam sebuah film akan ada pro serta kontra sehingga dirinya tak ingin menjawab lebih jauh.
"Jadi tidak ada karena ini sebuah film, akan ada yg kontra dan pro. yang penting saya buat ini pakai hati dan insyaallah semua suka," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








