Akurat

Nadine Chandrawinata: Jadi Ibu di Era Digital Penuh Tantangan!

Sri Agustina | 9 September 2024, 22:29 WIB
Nadine Chandrawinata: Jadi Ibu di Era Digital Penuh Tantangan!

AKURAT.CO Paparan teknologi dan internet pada Generasi Alfa dapat berdampak pada perkembangannya, seperti kurangnya waktu istirahat, menurunnya kualitas interaksi sosial, tumbuhnya rasa tidak percaya diri, berkurangnya aktivitas fisik, kurang memiliki sifat eksploratif dan bahkan memiliki potensi gangguan kesehatan mental di kemudian hari.

Baca Juga: Bikin Baper! 7 Potret Mesra Dimas Anggara dan Nadine Chandrawinata

Maka penting bagi orang tua, untuk mengambil langkah-langkah mengimbangi paparan internet pada anak, agar tidak menghambat proses tumbuh kembangnya.

"Menjadi seorang ibu di zaman serba digital memang penuh tantangan. Kampanye My Baby Momversity ini membantu para ibu untuk lebih siap menghadapi tantangan parenting yang seiring perkembangan zaman. Saya bangga menjadi bagian dari My Baby karena tidak hanya menyediakan produk 100% Indonesia yang berkualitas, tapi juga memberikan wadah bagi banyak ibu untuk saling berbagi informasi dan saling memberdayakan melalui My Baby Momversity," ungkap Nadine Chandrawinata.

Baca Juga: 6 Tips Menerapkan Gentle Parenting Dan Manfaatnya Untuk Tumbuh Kembang Anak

My Baby Momversity menghadirkan sejumlah kelas inspiratif yang seru dan penuh ilmu yaitu Gentle Parenting for Social Emotional Development bersama Samanta Elsener dan Nadine Chandrawinata, Sensory Play yang akan membantu anak melatih skill problem solving bersama Rumah Dandelion dan Kenkulus, serta Science Experiment untuk mengasah rasa ingin tahu dan menambah kemampuan anak untuk berpikir kreatif bersama Junior Lab dan Ardina Rasti.

"Pola asuh Gentle Parenting dapat membantu orang tua mengembangkan kecerdasan emosional anak yang sehat, menumbuhkan rasa percaya diri dan ketahanan. Salah satu tips agar sukses melakukan Gentle Parenting adalah dengan mendampingi anak bermain hingga tercipta hubungan yang erat antara orang tua dan anak melalui empati, mendengarkan secara aktif, komunikasi terbuka dan saling percaya," kata Samanta Elsener, Psikolog Anak dan Keluarga.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Sri Agustina
R