Profil Aa Gym, Pemilik Ponpes Daarut Tauhid di Bandung yang Viral Usai Komplain Keberadaan Minimarket Circle K

AKURAT.CO Viralnya video keluhan KH Abdullah Gymnastiar atau yang akrab dipanggil Aa Gym mengenai dengan keberadaan Circle K di dekat Pondok Pesantren (Ponpes) Daarut Tauhid, telah membuat publik penasaran dengan profil Aa Gym tersebut.
Aa Gym sendiri dikenal sebagai salah satu ulama besar di Indonesia, yang berhasil memikat banyak orang dan menjadi bagian Dai terbaik di Indonesia dengan ciri khas dakwah yang menenangkan.
Bukan seperti pendakwah umumnya, Aa Gym hadir untuk menjadi pendakwah dengan mengedepankan manajemen qalbu, yang dilakukan dengan cara mandiri.
Mengutip berbagai sumber, Senin (4/2/2024), berikut ini profil Aa Gym yang belakangan ini sudah buat heboh warganet dengan keluhannya di media sosial.
Profil Aa Gym
Abdullah Gymnastiar yang akrab dipanggil Aa Gym, adalah seorang pendakwah Islam yang lahir dengan nama Yan Gymnastiar di Bandung, 29 Januari 1962.
Selain menjadi pendakwah, Aa Gym juga menujukkan minatnya dalam bernyanyi, menulis buku, menerbitkan buku, menjadi pengusaha, hingga mendirikan Pondok Pesantren (Ponpes) Daarut Tauhid.
Aa Gym terkenal sebagai pendakwah yang mengajarkan umat Muslim tentang moral, toleransi, pengendalian diri, dan keteguhan iman.
Salah satu ciri khas dakwahnya yang digemari masyarakat, yaitu ajaran agamanya yang sederhana dan menyenangkan, sehingga mudah disukai ibu-ibu rumah tangga.
Aa Gym merupakan anak pertama dari empat bersaudara, dan sejak kecil dia sudah menjadi pekerja yang rajin.
Aa Gym sempat berjualan koran hingga bekerja sebagai supir angkutan umum untuk membiayai kuliah teknik elektronya.
Kemudian, di tahun 1980, Aa Gym baru belajar Ilmu Laduni dengan bimbingan Ajengan Junaedi di Garut.
Mulai dari kegiatan tersebut, Aa Gym diangkat sebagai Komanden Resimen Mahasiswa Akademi Teknik Jenderal Achmad Yani usai dua tahun belajar.
Selain itu, Aa Gym juga dikenal sebagai pendiri Ponpes Darut Tauhid di rumah orang tuanya, pada tahun 1990.
Kemudian, Ponpesnya tersebut pindah ke Jalan Gegerkalong 38 pada tahun 1994 untuk mendukung kegiatan dakwahnya.
Sejak 9 Desember 1999, Daarut Tauhid sudah berhaisl memiliki Radio Ummat. Selain itu, Aa Gym juga membangun gedung multifungsi, PT MQ, PT Tabloid MQ, Radio Bening Hati, dan Asrama Daarul Muthmainnah.
Tak heran jika sosok Aa Gym semakin banyak disukai masyarakat, ditambah dengan kehadirannya di berbagai acara televisi untuk berdakwah.
Itulah profil Aa Gym yang sudah menarik perhatian warganet karena video keluhannya tentang Circle K yang tersebar luas di berbagai akun media sosial.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









