Akurat

Angelina Jolie: Gaza Kuburan Massal, 40 Persen Anak Terbunuh

Sri Agustina | 2 November 2023, 14:54 WIB
Angelina Jolie: Gaza Kuburan Massal, 40 Persen Anak Terbunuh

AKURAT.CO Aktris Hollywood Angelina Jolie turut menyoroti pengeboman yang dilakukan oleh Israel terhadap masyarakat Palestina.

"Ini adalah pengeboman yang disengaja terhadap penduduk yang terjebak yang tidak punya tempat untuk melarikan diri," tulis Angelina Jolie dikutip dari unggahannya, Kamis (2/11/2023).

"Gaza telah menjadi penjara terbuka selama hampir dua dekade dan dengan cepat menjadi kuburan massal. 40% dari mereka yang terbunuh adalah anak-anak yang tidak bersalah. Seluruh keluarga sedang dibunuh," tambahnya.

Baca Juga: Perang Panjang Di Gaza

Tidak hanya itu, dirinya juga memberikan kritikan keras terhadap para pemimpin dunia yang dianggap gagal untuk mendamaikan kedua negara.

"Dengan menolak menuntut gencatan senjata kemanusiaan dan memblokir Dewan Keamanan PBB dari memaksakan satu pada kedua belah pihak, para pemimpin dunia terlibat dalam kejahatan ini," pungkasnya.

Sontak unggahan Angelina Jolie pun mendapatkan dukungan penuh.

"Saya orang Brazil, perempuan kulit hitam, banyak orang sedang sekarat, apapun bangsanya, kita adalah satu bangsa, MANUSIA. SIAPA YANG MEMBUNUH ITU TIDAK MANUSIA," tulis akun flavihunter.

Baca Juga: Bangunkan Perhatian Internasional, Angelina Jolie Bakal Kunjungi Pakistan yang Dihantam Banjir 'Super'

"Angelina terima kasih telah menjadi manusia. Terima kasih telah melihat kebenarannya," tulis akun connies_sweetest_things.

"F*CKING AKHIRNYA Angie!!!!! Untuk sesaat, aku pikir kami telah kehilanganmu karena sisi gelap! Tapi bisakah kamu menyebutnya apa adanya???? Sebuah GENOSIDA! Sekarang bisakah Anda melakukan sesuatu untuk mengatasinya! Koneksi Anda! Tolong lakukan sesuatu Palestina membutuhkanmu! Kami membutuhkanmu! Kita membutuhkan kompas moral," pungkas akun emmaolmi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Sri Agustina
R