Akurat

Syok! Ririn Ekawati Ceritakan Saat Pertama Kali Putrinya Panggil Ibnu Jamil ‘Papa’

| 7 September 2023, 21:00 WIB
Syok! Ririn Ekawati Ceritakan Saat Pertama Kali Putrinya Panggil Ibnu Jamil ‘Papa’

AKURAT.CO, Artis cantik Ririn Ekawati, menceritakan momen saat putri bungsunya, Abigail Cattleya Putri, memanggil Ibnu Jamil dengan sebutan 'papa' untuk pertama kali.

Pertama kali Cattleya memanggil Ibnu Jamil dengan sebutan 'Papa', saat sang aktor resmi melamar Ririn Ekawati. Saat itu, Cattleya masih berusia tiga tahun. Pada awalnya, Cattleya memanggil Ibnu Jamil dengan sebutan uncle.

Ririn Ekawati lantas terkejut mendengar sang anak ingin memanggil Ibnu Jamil sebagai papa. Sebab, dia tidak pernah mengajarkan putrinya itu untuk memanggil Ibnu Jamil seperti itu.

Baca Juga: Ririn Ekawati Sempat Minder Aktingnya Ditonton Suami

"Dia tanya waktu Ibnu ke rumah, waktu itu manggilnya masih uncle, aku belum pacaran lagi, 'Uncle kenapa sih ke sini terus?' gitu," cerita Ririn Ekawati kepada Ashanty dalam YouTube NGOBROL ASIX yang dilansir pada Kamis (7/9/2023).

"Terus lama-lama pas kita sudah pacaran, sudah dilamar, 'Boleh nggak uncle aku panggil papa saja?' Aku langsung 'hah?', itu nggak ada yang ajarin. Waktu itu umur dia tiga tahun," ungkapnya.

Meski sempat terkejut, tetapi Ririn Ekawati tidak heran mengapa sang putri bisa dengan mudah memanggil Ibnu Jami dengan sebutan Papa.

Ririn melihat putrinya bisa mendapatkan sosok ayah dari seorang Ibnu Jamil. Terlebih lagi, Ibnu Jamil kerap menghabiskan waktu bersama Cattleya saat masih pacaran dengan Ririn Ekawati.

"Mungkin dia dapat sosok papa di Ibnu, karena kalau aku nggak ada, Ibnu itu suka jemput Yaya (Cattleya) buat anterin pergi ke mana, ajak main. Dia merasa ada orang yang bisa melindungi dia," pungkasnya.

Kedekatan Cattleya dan Ibnu Jamil pun semakin lengket setelah keduanya resmi menjadi anak dan ayah sambung. Bahkan, tidak jarang Ririn Ekawati iri dengan kedekatan mereka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.