Titiek Puspa Minta Dimakamkan Dekat Orang Tua, Keluarga Kasih Penjelasan

AKURAT.CO, Kepergian Titiek Puspa masih membawa luka mendalam bagi keluarga dan masyarakat. Hal itu terlihat saat momen pemakaman dimana bukan hanya keluarga yang hadir, namun juga ratusan pelayat ikut mengantarkan sosok legendaris tersebut.
Namun di balik kepergian Titiek Puspa, rupanya ada cerita terkait keinginan terakhir.
Baca Juga: Dwi Andhika Kenang Pernah Diomelin Titiek Puspa Karena Hal Ini...
Anak sulung Titiek Puspa, Petty Tunjungsari mengungkapkan jika mendiang ibunya minta untuk dimakamkan di Temanggung.
"Waktu tanggal 24 itu dia tiba-tiba (ngomong), 'meninggal nanti dimakamkannya di dekat makam bapak-ibu aku di Temanggung,'" ujar Petty Tunjungsari saat ditemui di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat (11/4/2025).
Petty akui sempat mempertimbangkan untuk membawa Titiek Puspa ke Temanggung, namun dirinya juga memikirkan beberapa keluarga dan penggemar Titiek Puspa yang ingin ikut mendoakan.
"Terus aku terdiam tiba-tiba beliau ngomong gitu, terus dia bilang, 'kejauhan ya kalau di Temanggung? Bukan aku aja yang kejauhan fans mama juga kejauhan,' aku bilang gitu. 'Mama kan bukan hanya milik keluarga tapi juga milik Indonesia kalau di Temanggung nyusahin kan? Oh iya deng,'" bebernya.
Baca Juga: Situasi Saat Jenazah Titiek Puspa Tiba di Rumah Duka, Dijaga Ketat Keamanan
Kemudian, Petty menjelaskan terkait alasan sang ibu dimakamkan di makam pahlawan. Ia mengungkapkan soal kepemilikan Wirasatya Lencana kepada Titiek Puspa yang diberikan oleh Setneg Moerdiono pada tahun 1977.
"Karena tahun 1977 memang negara dalam hal ini melalui setneg menyematkan wirasatya lencana kepada Titiek Puspa. Waktu itu yang menyematkan adalah Setneg Moerdiono itu ada di Google," jelasnya.
Petty pun sebagai putri tertua menegaskan jika seluruh keluarganya akan tetap menjaga warisan budaya Titiek Puspa.
"Kami sebagai keluarga besar khususnya istilahnya bopong kami menjaga harkat martabat Titiek Puspa yang diperoleh individu dengan keringat dan air mata," katanya penuh haru.
"Dia itu pejuang keluarga, dia pejuang kemanusiaan. Ya kami berterima kasih kalau ada anggapan itu. Ada diskusi khusus dengan adik saya dia maunya di sini," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








