Akurat Logo

Sosok Pramoedya Ananta Toer di Mata Adipati Dolken dan Ayushita

Khaerul S | 6 Agustus 2019, 14:25 WIB
Sosok Pramoedya Ananta Toer di Mata Adipati Dolken dan Ayushita

AKURAT.CO Bapak sastra Indonesia yaitu Pramoedya Ananta Toer seorang penulis yang berperan penting dalam sejarah Indonesia.

Pram sapaan akrabnya telah menghasilkan lebih dari 50 karya dan sudah diterjemahkan ke dalam lebih dari 42 bahasa asing.

Hal tersebut membuat Adipati Dolken menilai bahwa sosok Pram adalah seorang pria yang memiliki ideologi tinggi saat menulis sebuah karya.

"Pak Pram itu menurut saya punya ideologi yang besar ya dan di tengah kondisi seperti itu, bisa at least menyalurkan ideologi - ideologinya melalui tulisannya," ujar Adipati Dolken saat ditemui di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Senin (5/8).

Pemeran Bimbim dalam Film Slank Ga Ada Matinya itu mengatakan, dari sebuah karya tulisan Pram, masyarakat dapat merasakan penyiksaan Pram selama 30 tahun di Penjara.

"Menurut gue cara yang brilian, karena beliau sekuat itu di posisi sangat tertekan, tapi bisa memberi bekal buat kita semua," ungkapnya.

Seraya dengan Adipati Dolken, Ayushita melihat sosok Pram adalah orang yang berani dan konsisten dalam bertindak.

"Beliau adalah orang yang berani, yang tau betul prinsip hidupnya konsisten. 30 tahun beliau ada di dalam penjara, tapi konsisten pada apa yang dikerjakan," timpal Ayushita.

Pemeran Lulu dala Film Renui Z itu menjelaskan bahwa Pram adalah manusia yang dipilih oleh semesta untuk menyampaikan pesan dari sang pencipta.

"Menurutku itu sosok yang dipilih oleh Tuhan dan semesta untuk menyampaikan pesan - pesan untuk kita semua ini," jelasnya.

"Jadi alangkah baiknya buat kita semua mengapresiasi dengan membaca bukunya dan nonton filmnya," tutupnya. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A