Aspen Medical Gandeng Kemenpora Luncurkan Program Pengembangan Tenaga Kesehatan RI

AKURAT.CO Aspen Medical meluncurkan inisiatif baru untuk meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan Indonesia melalui program pengembangan profesional yang dirancang untuk memperluas pengalaman internasional.
Menurut Chief Strategy Officer Aspen Medical Matt Hughes, inisiatif ini sebagai langkah strategis untuk mendukung perkembangan sistem kesehatan Indonesia. “Kami membayangkan sebuah program di mana semua profesional kesehatan di semua disiplin ilmu diberi kesempatan untuk mendapatkan pengalaman internasional melalui penempatan di seluruh sektor kesehatan Australia,” jelas Hughes di Jakarta, Selasa (20/8/2024).
Program ini dirancang untuk memberikan tenaga kesehatan Indonesia akses langsung ke beberapa sistem perawatan kesehatan paling maju di dunia. “Peluang, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang akan diperoleh para profesional muda ini dengan bekerja di beberapa sistem perawatan kesehatan paling maju di dunia sangatlah menarik,” jelasnya.
Sehingga, hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia ketika para peserta kembali dengan keterampilan baru. Selain itu, Hughes menjelaskan bahwa pengalaman internasional ini tidak hanya akan meningkatkan keterampilan teknis para profesional kesehatan, tetapi juga membawa manfaat bagi sistem kesehatan Indonesia secara keseluruhan.
“Keterampilan yang akan membantu memperkuat infrastruktur perawatan kesehatan negara ini, meningkatkan hasil pasien, dan membangun sistem perawatan kesehatan yang lebih tangguh,” katanya.
Baca Juga: Apa Saja Pertanyaan yang Terdapat pada Menu Pengukuran Antropometri Bagi Nakes pada ASIK Mobile?
Hal ini menunjukkan fokus Aspen Medical pada peningkatan kualitas kesehatan melalui pengembangan kapasitas tenaga kesehatan. Program ini juga bertujuan untuk mempersiapkan tenaga kesehatan dengan keterampilan tambahan dalam kepemimpinan dan pemecahan masalah. “Mereka akan membawa kembali kepemimpinan, pemecahan masalah, dan pola pikir inovatif,” ucap Hughes.
Dengan keterampilan ini, para profesional akan siap untuk menghadapi tantangan kesehatan khusus Indonesia dan berkontribusi pada pembangunan sistem kesehatan yang lebih baik. Sebagai bagian dari komitmen ini, Aspen Medical bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga serta mitra lainnya untuk mengimplementasikan program tersebut.
Hughes berharap kolaborasi ini akan memperluas kesempatan dan menghasilkan tenaga kesehatan yang tidak hanya terampil tetapi juga berkomitmen untuk standar internasional. “Kami yakin bahwa inisiatif ini akan membantu masyarakat Indonesia membangun tenaga kesehatan yang bercita-cita mencapai standar internasional,” ujarnya.
Hughes juga menekankan bahwa kolaborasi ini adalah investasi penting untuk masa depan Indonesia. Program ini diharapkan akan memperkuat hubungan antara Indonesia dan Aspen Medical serta mendukung tujuan pembangunan perawatan kesehatan negara.
Hughes turut berterima kasih kepada Asosiasi Profesional Indonesia Global atas penyelenggaraan KTT yang memberikan platform bagi diskusi ini. “KTT ini merupakan pengingat yang kuat tentang apa yang dapat kita capai melalui kolaborasi,” kata Hughes.
Di sisi lain, ia juga berharap program ini akan membawa dampak positif bagi tenaga kesehatan Indonesia dan berkontribusi pada peningkatan sistem kesehatan secara keseluruhan. Dengan peluncuran program ini, Aspen Medical menunjukkan komitmennya untuk mendukung pengembangan profesional di tingkat global, sekaligus memperkuat kapasitas kesehatan di Indonesia.
“Kami berharap dapat melanjutkan kerja sama kami dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga dan kami gembira dengan potensi kolaborasi lebih lanjut dengan mitra Kementerian lainnya,” tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 5Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









