Bahlil: Muhammadiyah Dapat Lokasi Tambang Terbaik Eks PKP2B

AKURAT.CO Menteri Investasi sekaligus Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa pemerintah akan menyediakan lokasi tambang yang optimal untuk dikelola oleh Muhammadiyah. Hal itu disampaikannya dalam sebuah konferensi pers di kantornya pada Senin (29/7/2024).
Kemudian, Bahlil menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan enam lokasi tambang bekas Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) yang akan dibagikan kepada enam organisasi masyarakat (ormas) keagamaan yang ada di Indonesia. "Insya Allah, Muhammadiyah akan mendapatkan salah satu dari bekas PKP2B yang paling strategis, tentunya di luar area KPC," kata Bahlil kepada wartawan.
Sementara itu, Wakil Menteri Investasi, Yuliot, menjelaskan bahwa pihaknya belum memutuskan lokasi bekas tambang mana yang akan diberikan kepada Muhammadiyah. Namun, Yuliot menegaskan bahwa pihaknya akan memilih lokasi dengan kualitas terbaik.
Baca Juga: Tak Cuma Ormas Keagamaan, Sasaran Jatah Tambang Bakal Diperluas
"Kami akan mencari lokasi yang paling ideal untuk Muhammadiyah. Kami juga akan mempertimbangkan kandungan mineral secara ekonomis agar dapat mendukung tujuan pemerintah," ungkap Yuliot.
Proses seleksi lokasi akan melibatkan konsolidasi dengan badan geologi untuk memastikan kandungan mineral yang optimal. Setelah itu, data mengenai lokasi yang tersedia akan diserahkan kepada Muhammadiyah untuk dipilih.
"Kami akan menyediakan beberapa opsi lokasi untuk Muhammadiyah. Dari alternatif yang ada, mereka dapat memilih yang paling sesuai. Kami akan mencari lokasi yang sebesar mungkin, setara dengan yang diberikan kepada NU," tambah Yuliot.
Sebelumnya, Menteri ESDM Arifin Tasrif mengungkapkan bahwa enam lokasi tambang yang akan diserahkan kepada ormas mencakup bekas tambang dari PT Arutmin Indonesia, PT Kendilo Coal Indonesia, PT Kaltim Prima Coal (KPC), PT Adaro Energy Tbk, PT Multi Harapan Utama (MAU), dan PT Kideco Jaya Agung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor PSG vs Barcelona, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 5Kalender Jawa 19 Oktober 2026: Watak Weton Senin Wage Dikenal Jujur dan Tenang
- 6Jalur Alternatif Demo Jakarta Hari Ini 20 Oktober 2026, Cek Rute Pengalihan Arus!
- 7Djarot Pilih Hak Menyatakan Pendapat soal Ijazah Gibran, Kenapa Bukan Hak Angket?
- 8Demo Hari Ini 20 Oktober 2026: Apa Saja 5 Tuntutan yang Dibawa Mahasiswa?
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa









