Bulog Bakal Luncurkan Program Mitra Tani, Fokus Tingkatkan Produksi Beras Nasional

AKURAT.CO Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) bakal meluncurkan program Mitra Tani. Program tersebut untuk meningkatkan produksi beras nasional sekitar 10-20 persen.
Direktur Utama Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi, mengatakan, melalui program Mitra Tani, Bulog akan mendampingi petani atau kelompok tani. Pendampingan itu dilakukan secara komprehensif, mulai dari pemilihan pupuk hingga cara petani menghadapi tekanan iklim.
“Program Mitra Tani itu intinya, Bulog akan menemani dan mendampingi petani untuk bisa meningkatkan produktivitas. Targetnya, program Mitra Tani ini bisa meningkatkan produksi beras nasional sekitar 10-20 persen,” ujar Bayu di Jakarta, dikutip Rabu (3/4/2024).
Baca Juga: Kontrak Shin Tae-yong di Ujung Tanduk, PSSI Bakal Evaluasi Bila Target Gagal Tercapai
Sebagai permulaan, program Mitra Tani sudah dilakukan pada 800 hektare lahan petani yang berada di Kediri, Jawa Timur.
Bayu menegaskan, program ini bisa membuat Bulog lebih pasti mendapatkan pasokan beras dalam negeri. Di samping itu, program Mitra Tani juga bisa digunakan untuk mendapatkan informasi biaya pokok petani secara riil.
“Bulog tidak akan menunggu gabah atau beras masuk ke gudang, tapi menjemput dan mendampingi hingga tahap produksi. Karena masalah yang dihadapi petani tidak ringan, cukup berat. Semuanya akan disupport oleh Bulog. Tentunya tetap dengan pola bisnis,” ujarnya.
Baca Juga: Dapat Undangan dari MK, Menko PMK Muhadjir Siap Hadiri Sidang Sengketa Pilpres 2024
Adaoun, Bayu menyebut, tahun lalu bukanlah tahun yang baik dari sisi produksi beras. Pada 2023, produksi beras mencapai 30,89 juta ton, angka ini lebih rendah dibandingkan 2022 yang mencapai 31,54 juta ton.
Apalagi, Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman telah menyampaikan secara terbuka bahwa luas tanam di Bulan Maret 33 persen lebih rendah deibandingkan dengan Maret 2023.
“Secara kumulatif menunjukkan tahun ini situasinya tidak sebaik yang kita harapkan," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










