Sentuh 1,19 Juta Ton, Bos Bulog Sebut Stok Beras RI Aman

AKURAT.CO Direktur Utama Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi memastikan stok beras di gudang bulog termasuk jenis beras premium aman untuk jangka pendek atau 1 hingga 2 bulan mendatang.
Tercatat, stok beras di gudang Bulog saat ini mencapai 1,189 juta ton dengan porsi impor sebesar 5%.
Sayangnya dari jumlah stok tersebut, tidak dirinci berapa yang dikuasai Bulog dan berapa yang diserap dari petani dalam negeri.
Baca Juga: Kebakaran Pasar Induk Cipinang Tak Ganggu Stok Beras
Ditambahkan, Bulog masih akan mengimpor beras ke depan mengingat masih ada musim paceklik di Juni, Juli, Oktober dan seterusnya. Pihaknya juga tidak akan membatasi impor beras jenis premium.
Alokasi impor beras untuk bulog sendiri mencapai 2 juta ton dan baru terealisasi 500 ribu ton.
"Enggak ada (larangan impor beras premium), berapa pun yang dibutuhkan akan diimpor sepanjang sesuai aturan," ujarnya di Konpleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Senin (12/2/2024).
Sementara untuk beras bantuan pangan atau lebih dikenal sebagai bansos atau bantuan sosial, diakuinya akan kembali didistribusikan pada 15 Februari 2024 mendatang usai pemilu.
Asal tahu, konsumsi beras Indonesia sepanjang musim 2022/2023 lalu ditaksir mencapai 35,5 juta ton, setara 2,95 juta ton per bulan, menurut data Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA).
Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Kementerian/Lembaga (K/L) terkait untuk segera menekan harga beras eceran pada Maret mendatang.
Instruksi tersebut disampaikan oleh Kepala Negara saat rapat internal dengan sejumlah menteri, mulai dari Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Dirut Bulog Bayu Krisnamurthi dan Kepala Bapanas Arief Prasetya Adi di Istana Negara hari ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 7Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








