Akurat

Kemenkop UKM Gelontorkan Rp30 Miliar Rangsang Ekspor Edamame

Khaerul S | 2 Oktober 2020, 10:00 WIB
Kemenkop UKM Gelontorkan Rp30 Miliar Rangsang Ekspor Edamame

AKURAT.CO Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UMKM) menyalurkan bantuan Rp30 miliar untuk mendongkrak ekspor edamame yang ditanam petani di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Teten Masduki bersama petani ikut turun memanen edamame yang merupakan salah satu komoditas ekspor di Dusun Gayasan, Desa/ Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, Kamis.

"Edamame tetap menjadi salah satu andalan ekspor sektor pangan ke pasar luar negeri dan tidak terpengaruh situasi pandemi COVID-19 karena permintaan edamame terus ada, sehingga komoditas dan sisi bisnisnya bagus," katanya di Kabupaten Jember.

Ia mengatakan Kementerian Koperasi dan UKM juga membeikan bantuan senilai Rp30 miliar yang diperuntukkan khusus bagi koperasi petani edamame di Jember.

"Bantuan itu melalui lembaga pengelola dana bergulir atau LPDB yang diberikan kepada koperasi petani edamame di Jember," tuturnya.

Ia menjelaskan edamame merupakan komoditas unggulan di sektor pertanian yang telah memiliki kepastian pasar, baik pasar nasional maupun internasional. Sehingga diharapkan program kemitraan petani dengan koperasi dan pihak importir berjalan maksimal.

Dirut LPDB Supomo menjelaskan bantuan yang telah disalurkan sebanyak Rp1 triliun tersebar kepada 81 lembaga se-Indonesia pada tahun 2020 dan koperasi petani edamame Jember menjadi salah satu penerima bantuan.

"Syarat penerima bantuan harus sehat secara kelembagaan dan keuangan, sehingga harus jelas koperasinya," katanya.

Sementara itu Ketua Koperasi Serba Usaha Mitra Tani 27 Nurhadi mengatakan bantuan akan dialokasikan dengan rincian Rp9 miliar untuk budidaya dan Rp21 miliar buat pabrik, cool storage, dan alat pengemas.

"Anggota koperasi lebih dari 400 petani yang memiliki 300 hektare lahan pertanian untuk tanaman edamame," ujarnya.

Teten Masduki melanjutkan kunjungan ke lokasi pengolahan edamame di PT Mitra Tani 27 yang berada di Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, dengan memberangkatkan sejumlah kontainer edamame yang akan diekspor ke berbagai negara.

Salah satu komoditas pertanian yang memiliki potensi ekspor luar biasa menjanjikan adalah kacang edamame. Pasalnya, kacang edamame begitu diminati di Eropa khususnya di Belanda. Sebab permintaan edamame untuk ekspor di tahun 2019 mencapai 280 ton.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A