Akurat Logo

Bahlil Resmikan Proyek Jangkrik-Maha, Tambahan Pasokan Gas Diprediksi Capai 290 MMscfd

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 22 Oktober 2026, 16:24 WIB
Bahlil Resmikan Proyek Jangkrik-Maha, Tambahan Pasokan Gas Diprediksi Capai 290 MMscfd
Menko Hiltrans, Bahlil Lahadalia meresmikan pengaliran gas perdana dari Sumur Jangkrik North East (JNE) #6

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi (Menko Hiltrans), Bahlil Lahadalia meresmikan pengaliran gas perdana dari Sumur Jangkrik North East (JNE) #6 sekaligus peningkatan produksi Lapangan Maha di Kalimantan Timur, Kamis (22/10/2026).

Sumur Jangkrik North East (JNE) #6 merupakan proyek yang dikelola melalui kerja sama usaha patungan (joint venture/JV) antara Eni dan Petronas.

Peresmian dilakukan di fasilitas produksi terapung atau Floating Production Unit (FPU) Jangkrik, yang berlokasi di lepas pantai Kalimantan Timur. Dalam kesempatan tersebut, Bahlil secara resmi mengoperasikan sumur gas Jangkrik serta fasilitas produksi Lapangan Maha South Hub.

Baca Juga: Menko Bahlil Siapkan Energi Bersih untuk Tarik Investasi Sektor Data Center

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim atas seizin Bapak Presiden dan seluruh hadirin yang ada bertempatan di tengah laut di atas 12 mil dari daratan, saya meresmikan operasional daripada sumur gas jangkrik, gas jangkrik dan fasilitas produksi lapangan Maha South Hub,” kata Bahlil dikutip dar Youtube Kementerian ESDM, Kamis (22/10/2026).

Bahlil menyampaikan, dua proyek yang berada di fasilitas produksi terapung atau Floating Production Unit (FPU) Jangkrik, lepas pantai Kalimantan Timur, diperkirakan terdapat tambahan sekitar 290 juta kaki kubik standar per hari (million standard cubic feet per day/MMscfd).

Angka tersebut terdiri dari pengaliran awal gas ke sumur JNE#6 sebesar 60 MMscfd dan dari produksi Lapangan Maha yang saat ini tercatat sebesar 230 MMscfd

“Ditambah fasilitasi yang siap untuk kita produksi lagi di akhir bulan ini 230 MM. Artinya ini ada penambahan sekitar 290 mm. Ini adalah sebuah angka yang tidak sedikit karena ini bisa meng-cover,” ujarnya.

Tambahan produksi ini diharapkan dapat membawa FPU Jangkrik mencapai kapasitas penuhnya, yakni di kisaran 700 MMscfd hingga 750 MMscfd, yang mencakup gabungan produksi dari lapangan-lapangan yang sudah ada, sumur JNE No. 6, dan lapangan Maha.

“Dengan penambahan hari ini 290 mm dan di 2028/2029 akan mencapai 3.000 mm sekarang berarti overall sudah mencapai 750 karena existing kurang lebih sekitar 450. Sekarang tambah lagi kurang lebih sekitar 300 berarti sudah mencapai 750 mm,” tambah Bahlil.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.