Bahlil Bocorkan BP BUMN dan Kementerian investasi Bakal di Bawah Koordinasi Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi, Perpres Segera Selesai

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia memberikan sinyal bahwa Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) dan Kementerian Investasi akan berada di bawah koordinasi kementerian koordinator yang dipimpinnya.
Bahlil mengatakan, pengaturan koordinasi kementerian dan lembaga tersebut nantinya akan ditetapkan melalui Peraturan Presiden (Perpres) yang saat ini masih dalam proses penyelesaian.
“Saya kasih bocoran saja. Itu kan nanti di Perpres, mungkin Perpres-nya sebentar lagi selesai. Tetapi yang tadi rapat dengan saya, itu adalah Pak BP BUMN, Kementerian Investasi, insyaallah sudah hampir pasti di bawah koordinasi Kementerian Kemenko Hilirisasi,” kata Bahlil di Kementerian ESDM, Jumat (16/10/2026).
Baca Juga: Bahlil Sebut DIM RUU Migas Hampir Rampung, Progres Capai 80 Persen
Ketika ditanya mengenai kemungkinan Kementerian Perindustrian turut berada di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil belum memberikan kepastian. “Rasa-rasanya ya. Tapi itu baru feeling ya. Feeling,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Bahlil mengungkap sejumlah kementerian yang berpotensi berada di bawah koordinasi Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi. Bahlil mengatakan, struktur kelembagaan dan kementerian yang akan berada di bawah koordinasi Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi masih dalam tahap konsolidasi.
Namun, dia menyebut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi dipastikan masuk dalam koordinasi.
“Tapi saya sedikit memberikan bocoran bahwa kemungkinan besar yang sudah pasti itu adalah ESDM ya, sama Kementerian Investasi dan Hilirisasi. Itu sudah pasti,” kata Bahlil saat ditemui dikawasan Jakarta Selatan, Rabu (7/10/2026).
Bahlil menuturkan, masih terdapat kemungkinan satu hingga dua kementerian lain yang akan masuk dalam lingkup koordinasi Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi.
Bahlil menjelaskan, hilirisasi memiliki keterkaitan erat dengan industrialisasi karena tujuan utama hilirisasi adalah meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam melalui pengembangan industri. “Yang mungkin ada satu dua kementerian lagi yang terkait dengan hilirisasi. Kalau kita bicara hilirisasi kan kita bicara industrialisasi,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 10Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto







