KAI Uji Coba Angkutan Hasil Pertanian Banyuwangi-Jakarta

AKURAT.CO PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui anak usahanya, KAI Logistik melaksanakan uji coba angkutan hasil pertanian relasi Banyuwangi–Jakarta pada 28 September 2026.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba mengatakan, pengembangan layanan tersebut menjadi bagian dari upaya KAI memperluas pemanfaatan jaringan kereta api untuk mendukung pergerakan barang dari daerah produksi menuju pusat konsumsi.
“Angkutan non-batu bara KAI terus berkembang dengan komoditas yang semakin beragam. Pengembangan angkutan hasil pertanian dari Banyuwangi membuka peluang pemanfaatan kereta api yang lebih luas untuk mendukung distribusi komoditas pangan antardaerah secara terjadwal dan terintegrasi,” kata Anne, Sabtu (3/10/2026).
Baca Juga: PT KAI Properti Mulai Diadili dalam Skandal Korupsi DJKA Kemenhub
Dalam uji coba perdana, kereta api diberangkatkan dari Stasiun Argopuro, Banyuwangi, pada 28 September 2026 pukul 08.00 WIB dengan membawa 10 gerbong. Muatan didominasi hasil pertanian asal Banyuwangi berupa buah naga.
Layanan tersebut dikembangkan untuk mengangkut komoditas pertanian dan peternakan dari sentra produksi di Jawa Timur, khususnya Banyuwangi, menuju Jakarta.
Uji coba ini juga menjadi bagian dari evaluasi kesiapan layanan secara menyeluruh, meliputi aspek operasional, teknis, waktu tempuh, proses bongkar muat, fasilitas pendukung, serta kesiapan pelayanan dari titik asal hingga tujuan.
Baca Juga: PT KAI Tutup 80 Pelintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
“Tahap uji coba penting untuk memastikan setiap proses dapat berjalan sesuai kebutuhan operasional. Kami ingin layanan ini dipersiapkan dengan baik, mulai dari pemuatan di daerah produksi, perjalanan kereta api, hingga komoditas tiba di wilayah tujuan,” ujar Anne.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Prediksi Prancis vs Italia 3 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat









