Akurat Logo

Ekspor Produk Halal Indonesia Capai USD70,73 Miliar pada 2025

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 27 September 2026, 15:19 WIB
Ekspor Produk Halal Indonesia Capai USD70,73 Miliar pada 2025
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita - AKURAT.CO/Lukman Nur Hakim

AKURAT.CO Industri halal Indonesia memiliki peluang besar untuk terus berkembang dan memperluas akses pasar global.

Perkembangannya kini tidak lagi terbatas pada produk makanan dan minuman, tetapi telah mencakup berbagai sektor industri seperti kosmetik, farmasi, fesyen, hingga produk dan jasa pendukung lainnya.

Hal ini membuka ruang yang semakin luas bagi pelaku industri Indonesia untuk menghadirkan produk halal yang memiliki nilai tambah dan berdaya saing.

“Indonesia memiliki dua kekuatan sekaligus, yaitu pasar domestik yang besar dan basis industri yang terus berkembang. Inilah modal yang perlu kita manfaatkan agar Indonesia tidak hanya menjadi konsumen produk halal, tetapi semakin kuat sebagai produsen dan berperan penting dalam rantai pasok halal dunia,” kata Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, Minggu (27/9/2026).

Baca Juga: Kemenperin Catat 57.000 Produk Sudah Bersertifikat TKDN

Agus menjelaskan, nilai ekspor produk industri halal Indonesia mencapai USD70,73 miliar pada 2025, meningkat dari USD65,2 miliar pada 2024.

Sementara itu, pada Semester – I 2026, ekspor produk industri halal mencapai USD35,72 miliar atau meningkat 7,22 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Penguatan ekosistem industri halal perlu berjalan seiring dengan kemampuan pelaku industri dalam membangun brand yang relevan dengan kebutuhan konsumen.

Sertifikasi halal dapat menjadi bagian dari identitas dan nilai tambah produk, namun perlu disertai kualitas produk, inovasi, proses produksi yang terpercaya, serta kemampuan mengkomunikasikan nilai tersebut kepada konsumen.

Baca Juga: Kemenperin Bantah Ada Tambahan Kuota GKM untuk Industri Gula Rafinasi

Sementara itu, Founder & CEO PT Tumbuh Kreatif Indonesia Candra Winata Alamsyah, melihat peluang pengembangan brand halal semakin terbuka seiring dengan pertumbuhan pasar dan perubahan pola konsumsi masyarakat.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.