BRIN Perkuat Hilirisasi Energi Terbarukan Lewat Pengembangan Mini Gasifier Biomassa

AKURAT.CO Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat upaya hilirisasi inovasi energi terbarukan melalui kerja sama riset dan pengembangan teknologi gasifikasi biomassa dengan PT Comestoarra Bentarra Noesantarra (Comestoarra).
Kolaborasi ini difokuskan pada verifikasi, validasi, dan penyempurnaan teknologi mini gasifier agar memenuhi standar teknis dan siap diterapkan secara lebih luas di sektor energi nasional.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) merupakan tindak lanjut Nota Kesepahaman BRIN dan Comestoarra yang ditandatangani pada 3 Oktober 2025.
Baca Juga: BRINS Berhasil Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Business Continuity Management System
MoU itu mengenai riset, inovasi, dan pemanfaatan hasil riset di bidang teknologi informasi, energi baru dan terbarukan, serta pengelolaan sampah menjadi energi.
Kepala Pusat Riset Teknologi Bahan Bakar BRIN, Jan Setiawan mengatakan, keterlibatan BRIN dalam kerja sama ini bertujuan memastikan teknologi mini gasifier memiliki kinerja yang andal, memenuhi standar teknologi, dan siap direplikasi oleh industri nasional.
“BRIN akan memberikan dukungan ilmiah dan teknis melalui proses verifikasi, validasi, serta penyempurnaan teknologi mini gasifier agar dapat menjadi produk nasional yang siap dimanfaatkan secara luas,” kata Jan, Rabu (17/6/2026).
Teknologi mini gasifier memanfaatkan pelet biomassa sebagai bahan bakar terbarukan untuk menghasilkan energi listrik sehingga berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.
Pengembangannya dinilai relevan dengan program de-dieselisasi pemerintah, khususnya di wilayah terpencil, terluar, dan kepulauan yang masih bergantung pada pembangkit berbahan bakar minyak.
Lebih lanjut, Jan menjelaskan bahwa sistem tersebut tidak hanya mengandalkan biomassa, tetapi juga telah diintegrasikan dengan panel surya dan sistem penyimpanan energi baterai.
Integrasi ini menghasilkan sistem energi hibrida yang lebih efisien dan andal dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat.
Potensi teknologi tersebut tidak hanya mendukung transisi energi, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan limbah biomassa sebagai sumber energi bernilai tambah.
Jan menegaskan bahwa kolaborasi BRIN dan Comestoarra dirancang untuk menjawab dua tantangan nasional secara bersamaan, yakni penyediaan energi bersih dan pengelolaan limbah biomassa.
“Pemanfaatan limbah biomassa menjadi sumber energi dapat membantu mengurangi timbulan sampah, menekan penggunaan bahan bakar fosil, serta memperluas akses energi bagi masyarakat di daerah terpencil,” ujar Jan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi









