Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen, Pasar Sambut Damai AS-Iran

AKURAT.CO Harga minyak dunia anjlok ke level terendah sejak Maret setelah muncul sinyal deeskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
Menkutip dari Reuters, Senin (15/6/2026) harga minyak mentah Brent turun USD3,58 atau 4,1% menjadi USD83,75 per barel.
Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS melemah lebih dalam sebesar USD4,01 atau 4,72% ke level USD80,87 per barel. Sebelumnya, kedua kontrak juga telah terkoreksi lebih dari 3% pada perdagangan Jumat lalu.
Baca Juga: Harga Minyak Melonjak usai Iran Tutup Selat Hormuz, Brent Tembus USD95
Penurunan harga terjadi setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan pejabat tinggi Iran mengindikasikan tercapainya kesepakatan awal untuk mengakhiri konflik yang selama beberapa bulan terakhir mengganggu pasokan energi global.
Sementara itu, kantor berita semi-resmi Iran, Mehr, melaporkan bahwa rancangan kesepakatan mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz dalam waktu 30 hari dengan pengaturan yang melibatkan Iran.
Kepala Analis Pasar KCM Trade, Tim Waterer, mengatakan pasar saat ini mulai menghapus premi risiko geopolitik yang sebelumnya mendorong harga minyak melonjak selama konflik berlangsung.
“Premi risiko geopolitik yang telah dimasukkan ke dalam harga minyak mentah kini sedang dikurangi secara agresif karena para pedagang memperhitungkan prospek pemulihan aliran minyak,” kata Waterer.
Selama konflik berlangsung, jutaan barel pasokan minyak dan gas global terganggu akibat penutupan Selat Hormuz, yang selama ini menjadi jalur distribusi sekitar 20% pasokan minyak dan gas alam cair dunia.
Meski demikian, pasar masih mencermati seberapa cepat negara-negara produsen di Timur Tengah mampu memulihkan produksi dan ekspor energi setelah dampak perang. Investor juga menunggu kepastian peningkatan aktivitas pelayaran di kawasan tersebut.
Meskipun harga minyak terkoreksi tajam, analis pasar IG Tony Sycamore memperingatkan bahwa ketidakpastian masih cukup tinggi, terutama terkait negosiasi lanjutan mengenai isu nuklir Iran.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Anjlok Hampir 5 Persen, Ini Penyebabnya
“Mengingat ketidakpastian seputar putaran negosiasi berikutnya selama 60 hari ke depan, khususnya terkait aspek nuklir, sulit untuk melihat harga minyak mentah akan turun terlalu jauh dari sini dalam waktu dekat,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK









