Maskapai Lufthansa Siapkan Skenario Darurat, Harga Avtur Jadi Sorotan

AKURAT.CO Krisis pasokan bahan bakar penerbangan di Eropa mulai memaksa maskapai besar menyiapkan skenario mitigasi operasional.
Deutsche Lufthansa AG, grup maskapai terbesar di Eropa, disebut telah menyiapkan rencana darurat, termasuk kemungkinan menghentikan operasional sebagian armada jika permintaan melemah dan harga avtur terus melonjak akibat konflik Timur Tengah.
Langkah antisipatif ini menjadi penting karena tekanan utama bukan hanya keterbatasan pasokan fisik, tetapi juga lonjakan harga energi global yang dapat menggerus margin maskapai.
Baca Juga: Harga Avtur Naik 70 Persen, INACA Dorong Kenaikan TBA Penerbangan
Meski demikian, Direktur Eksekutif International Energy Agency (IEA), Fatih Birol menyatakan hingga saat ini belum ada kekurangan fisik jet fuel atau diesel di Eropa.
Namun, ia mengingatkan situasi bisa berubah dalam beberapa pekan ke depan jika gangguan arus energi dari Timur Tengah terus berlanjut.
Tentunya hal tersebut menjadi sorotan karena pasar energi biasanya merespons lebih cepat terhadap risiko geopolitik daripada kondisi pasokan aktual.
Secara historis, konflik di kawasan Teluk Persia hampir selalu memicu kenaikan harga minyak Brent dan avtur.
Baca Juga: Jelang Lebaran 2026, KAI Genjot Distribusi Avtur ke Yogyakarta International Airport
Bagi konsumen, dampaknya berpotensi berupa kenaikan tarif tiket, pengurangan frekuensi penerbangan, serta risiko delay pada rute-rute intra-Eropa.
Dalam jangka pendek, fokus pasar tertuju pada stabilitas pasokan melalui Selat Hormuz dan keputusan maskapai besar lain di Eropa dalam mengelola biaya operasional.
Jika konflik berlanjut, tekanan dapat meluas dari sektor penerbangan ke logistik dan pariwisata Eropa pada kuartal kedua 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







