Naik ke Papan Utama, ALDO Kian Menarik bagi Investor Pasar Modal

AKURAT.CO Emiten industri kertas dan aneka kimia, PT Alkindo Naratama Tbk. (ALDO) resmi naik dari papan pengembangan ke papan utama Bursa Efek Indonesia efektif 29 Mei 2026.
Perpindahan ini menandai penguatan posisi perusahaan di pasar modal setelah dinilai memenuhi persyaratan pencatatan BEI.
Bagi investor, status papan utama bukan sekadar perubahan administratif. Perpindahan ini umumnya mencerminkan perbaikan tata kelola, stabilitas bisnis, dan keberlanjutan operasional.
Baca Juga: Restui RPOJK Bursa Karbon, Misbakhun: Masa Transisi Agar Tak Ganggu Kepercayaan Pasar
Status tersebut juga membuka peluang saham ALDO masuk radar investor institusi yang memiliki batasan investasi pada emiten papan utama.
Momentum perpindahan datang ketika kinerja perusahaan mulai pulih. Sepanjang 2025, pendapatan ALDO naik 14,1% ke Rp2,12 triliun dari Rp1,86 triliun pada 2024.
Perseroan juga berbalik mencetak laba bersih Rp35,1 miliar setelah sebelumnya rugi Rp8,6 miliar.
Perbaikan kinerja ditopang peningkatan profitabilitas operasional. EBITDA naik 60% menjadi Rp163,2 miliar. Margin EBITDA meningkat ke 7,7%, sementara gross margin membaik menjadi 14,8%.
Alkindo merupakan produsen kertas industri dan kemasan fleksibel yang memasok berbagai sektor manufaktur dan konsumer.
Dalam beberapa tahun terakhir, industri menghadapi tekanan dari kenaikan biaya energi, pelemahan permintaan, dan fluktuasi kurs yang menekan margin.
Karena itu, kembalinya ALDO ke jalur laba menjadi sinyal penting bagi pasar. Meski demikian, sejumlah tantangan masih tersisa.
Beban bunga relatif tinggi dan rasio utang terhadap EBITDA masih menjadi perhatian investor. Margin bersih perusahaan juga masih tipis sehingga ruang efisiensi tetap terbuka.
Namun pasar biasanya lebih fokus pada arah perbaikan fundamental dibanding posisi saat ini.
Dengan fundamental yang mulai membaik dan prospek industri kemasan yang ditopang konsumsi domestik serta aktivitas manufaktur, ALDO berpeluang memperoleh rerating valuasi ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 8Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik








