Kian Dilirik Investor, Danantara Kelola Investasi USD12 Miliar

AKURAT.CO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mengungkapkan total investasi yang dikelola Danantara Investment Management (DIM) saat ini mencapai sekitar USD12 miliar.
Chief Investment Officer BPI Danantara, Pandu Sjahrir mengatakan nilai investasi tersebut mengalami penyesuaian dibandingkan awal tahun yang sempat diproyeksikan mencapai USD14 miliar akibat perubahan kurs rupiah terhadap dolar AS.
“Dari sisi total investment yang kami sudah sebut secara publik di awal tahun itu kurang lebih, tapi ini karena kursusnya menurun agak berubah ya, awal tahun USD14 miliar mungkin sekarang USD12 miliar,” kata Pandu dalam Investor Daily Round Table dikutip, Rabu (27/5/2026).
Baca Juga: DSI Siap Operasi Penuh 2027, Danantara Benahi Tata Kelola SDA
Menurut Pandu, Danantara saat ini mulai aktif melihat peluang investasi baik di dalam maupun luar negeri. Seluruh strategi investasi yang dijalankan akan berorientasi pada keuntungan atau return for profit sebagai fokus utama perusahaan.
Pandu menambahkan, saat ini tim investasi Danantara diperkuat sekitar 130 tenaga profesional yang bekerja khusus menangani pengelolaan investasi dan penjajakan peluang bisnis strategis.
“SDM kita pun juga masih not too big tapi juga cukup baik sekarang. Kalau dari sisi deal kita sudah sekarang 130 orang yang bekerja di sana untuk melakukan investasi,” ujarnya.
Kepercayaan Investor Terus Meningkat
Adapun, Pandu mengatakan kepercayaan investor atau confidence menjadi faktor utama dalam menarik arus investasi asing (foreign fund) ke Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.
Penguatan kepercayaan investor harus dibangun melalui konsistensi eksekusi program pemerintah, stabilitas ekonomi, hingga penguatan fundamental nasional.
“Kalau ngomong Indonesia kan kita, ya kita jujur aja kita harus melihat juga bagaimana exchange rate. Kalau exchange rate kita juga harus lihat fiscal situation and growth. The most important tuh soal confidence Pak, we have to increase the confidence,” ucap Pandu.
Pandu menjelaskan, salah satu indikator meningkatnya kepercayaan investor terlihat dari dukungan lembaga pemeringkat internasional Fitch yang memberikan sovereign rating kepada Danantara.
Selain itu, sebanyak 33 bank internasional juga disebut telah memberikan fasilitas kredit senilai USD10 miliar.
Tidak hanya itu, Danantara juga telah menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan tujuh hingga delapan sovereign wealth fund global dengan potensi nilai kerja sama mendekati USD30 miliar.
“Contohnya lagi ada 7-8 sovereign fund melakukan MOU dengan kita hampir USD30 miliar,” tuturnya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








