Stok Beras Nasional Aman, Bulog Siap Jaga Stabilitas Harga

AKURAT.CO Perum BULOG memastikan bahwa stok beras yang dikelola sebagai Cadangan Beras Pemerintah (CBP) berada dalam kondisi aman untuk menjaga ketersediaan pangan nasional.
Meskipun, situasi dunia yang tengah menghadapi dinamika geopolitik global serta potensi dampak fenomena El Nino pada tahun 2026. Direktur Operasi Perum BULOG, Andi Afdal menegaskan bahwa BULOG terus memastikan pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah berjalan optimal untuk menjaga stabilitas pangan nasional.
“BULOG memastikan bahwa stok beras yang saat ini dikelola berada dalam kondisi aman dan cukup untuk menjaga ketersediaan pangan nasional. Stok ini juga siap digunakan untuk berbagai kebutuhan intervensi pemerintah guna menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di masyarakat,” kata Andi dalam keterangannya dikutip, Sabtu (7/3/2026).
Baca Juga: Ekspor 2.280 Ton Beras Haji 2026 Jadi Strategi Baru Bulog Perkuat Diplomasi Pangan
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa BULOG terus memperkuat pengelolaan cadangan beras melalui penyerapan produksi dalam negeri serta pengelolaan distribusi yang terencana, sehingga cadangan pangan pemerintah tetap terjaga di tengah berbagai tantangan global.
Dengan berbagai langkah antisipasi yang telah dilakukan pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk Perum BULOG, kondisi pasokan pangan nasional diyakini tetap terjaga sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh Indonesia.
Cadangan Beras Cukup Hingga 324 Hari
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah memastikan kondisi ketahanan pangan Indonesia, khususnya stok beras nasional, berada dalam kondisi aman untuk hampir satu tahun ke depan.
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa, ketersediaan beras saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 324 hari atau sekitar 10,8 bulan ke depan.
Data terbaru per Maret 2026 menunjukkan bahwa stok beras nasional mencapai 27,99 juta ton, jauh di atas rata-rata kebutuhan konsumsi nasional yang berada di kisaran 2,59 juta ton per bulan.
Dengan tingkat produksi beras yang mampu mencapai hingga 5,7 juta ton per bulan, pemerintah menilai pasokan pangan domestik tetap kuat meskipun dunia tengah menghadapi ketidakpastian geopolitik dan ancaman perubahan iklim seperti El Nino.
Amran menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan nasional dalam waktu dekat.
“Kalau kita lihat data hari ini, ketersediaan pangan kita sangat aman. Total stok beras nasional cukup untuk 324 hari ke depan atau sekitar 10,8 bulan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” kata Amran dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2026).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah









