Akurat

Kemenhub Siapkan Mudik Gratis dan Diskon Transportasi Lebaran 2026

Andi Syafriadi | 10 Februari 2026, 17:53 WIB
Kemenhub Siapkan Mudik Gratis dan Diskon Transportasi Lebaran 2026

AKURAT.CO Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi menyatakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan program mudik gratis serta diskon tarif transportasi untuk mendukung penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026.

“Selain stimulus, kami dari Kementerian Perhubungan juga menyiapkan beberapa diskon,” ujar Dudy dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Untuk moda transportasi darat, Kemenhub menyediakan program mudik gratis ke 34 provinsi tujuan dengan mengoperasikan 401 unit bus. Program ini ditujukan bagi 50 ribu penumpang kelas ekonomi.

Baca Juga: Kemenhub Matangkan Angkutan Lebaran 2026, Mudik Gratis Disiapkan

Selain itu, Kemenhub juga menggelar program mudik gratis menggunakan kereta api di Pulau Jawa yang mencakup lintas utara, lintas tengah, dan lintas selatan. Program tersebut menyasar 28.182 penumpang.

Pemerintah turut memberikan stimulus berupa diskon tarif transportasi. Untuk moda kereta api, diskon sebesar 30 persen diberikan dari harga tiket PT Kereta Api Indonesia (Persero). Diskon berlaku untuk perjalanan periode 14–29 Maret 2026 dengan target 1,2 juta penumpang.

Sementara itu, untuk angkutan laut, diskon tarif sebesar 30 persen dari tarif dasar tiket diberikan oleh PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni. Program ini berlaku pada periode 11 Maret hingga 5 April 2026 dengan target 445 ribu penumpang.

Untuk angkutan penyeberangan, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memberikan diskon 100 persen untuk komponen jasa kepelabuhanan. Diskon berlaku pada 12–31 Maret 2026 dengan target 945 ribu unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang.

Baca Juga: Kemenhub Kebut Pemulihan Infrastruktur Transportasi Pascabencana di Sumatra

Adapun pada moda transportasi udara, pemerintah menyiapkan diskon tarif sebesar 17–18 persen untuk kelas ekonomi penerbangan domestik. Diskon berlaku sepanjang periode 14–29 Maret 2026 dengan target 3,3 juta penumpang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.